Bulan: Desember 2016

5 Penyakit Ini Hanya Bisa Diderita Oleh Laki-Laki

Seperti halnya perbedaan fisik wanita dan laki-laki, penyakit yang diderita pun berbeda. Perbedaan mendasar sebenarnya ada pada sistem reproduksi, sama dengan bagian tubuh lainnya sistem reproduksi juga mengalami masalah kesehatan.

Banyak sekali penyakit-penyakit yang bisa diderita oleh wanita dan laki-laki, meski sedikit namun ada beberapa penyakit yang hanya bisa diderita oleh laki-laki atau perempuan saja.

Setidaknya ini 5 penyakit yang hanya bisa diderita para laki-laki

BPH

BPH adalah kepanjangan dari Benigna Prostat Hyperplasia, agar memudahkan kia memahami mari terjemahkan kata-kata itu. Benigna adalah tumor jinak (tumor ganas disebut maligna). Prostat adalah sistem reproduksi laki-laki yang berfungsi menampung sperma. Hyperplasia adalah peningkatan jumlah sel yang tidak diinginkan pada tempat tertentu.

BPH bisa dikatakan adalah tumor jinak yang terjadi pada prostat karena terjadi penambahan sel yang tidak diinginkan. BPH akan banyak dialami oleh mereka yang berumur 50 tahunan, namun tetap saja tidak ada jaminan untuk mereka yang lebih muda. Penyebabnya pun belum pasti namun ditengarai karena adanya perubahan pada kadar hormon seksual akibat proses penuaan.

Gejala yang bisa dilihat adalah kencing keluar sedikit-sedikit, kencingnya lama keluar dan merasa kencingnya tidak tuntas. Ini terjadi karena pembesaran prostat menekan saluran pembuangan air kencing, sehingga terjadi penyempitan pada saluran tersebut.

Ca Testis

Kanker testis adalah jenis kanker yang menyerang organ reproduksi pada laki-laki yaitu testis, yang memiliki fungsi memproduksi sperma dan hormon testosteron (hormon pada laki-laki). Meski cukup langka atau jarang terjadi, kaum adam harus tetap waspada dengan jenis kanker ini, diketahui bahwa kanker testis sendiri bisa terjadi pada usia 15-49 tahun.

Kalau bingung dengan kata testis, sebut saja buah zakar. Pada laki-laki yang mengalami kanker testis akan merasa adanya benjolan pada testis, bisa diikuti dengan nyeri, bisa juga tidak. Adanya pembengkakan pada testis bukan penanda utama terjadinya kanker, namun jika itu terjadi harus waspada dan memeriksakan diri untuk memastikan. Kalaupun terjadi kanker, penangan dini akan sangat menentukan keberhasilan pengobatan.

Hernia Scrotalis

Hernia adalah penyakit yang terjadi ketika sebuah organ dalam tubuh menonjol keluar melalui bagian lemah dari tubuh, dalam bahasa masyarakat awam disebut sebagai turun berok.

Hernia sebenarnya juga bisa terjadi pada wanita, namun hernia memilki banyak jenis. Salah satunya adalah hernia scrotalis, atau hernia yang terjadi di skrotum. Skrotum adalah kantong kulit yang membungkus dan menahan testis (buah zakar), karena testis hanya dimiliki oleh laki-laki, maka hernia scrotalis hanya bisa terjadi pada laki-laki.

Hernia terjadi akibat beberapa hal seperti konstipasi (kesulitan buang air besar) sehingga mengejan berlebihan, mengangkat beban berat atau aktivitas yang berat, bisa juga karena kelebihan berat badan, penumpukan cairan dalam perut dan batuk berkepanjangan.

Disfungsi Ereksi

Istilah yang sering kita dengar adalah impoten, disfungsi ereksi adalah keadaan dimana seorang laki-laki tidak bisa mencapai ereksi atau mempertahankan ereksi. Ereksi sendiri adalah tegang dan kerasnya penis (alat kelamin laki-laki) pada waktu-waktu tertentu.

Pada beberapa kasus, terdapat laki-laki yang tidak penisnya tidak bisa “berdiri”, itulah yang disebut disfungsi ereksi. Ereksi sering dikaitkan dengan kejantanan seorang laki-laki, hingga ada kalimat yang bilang bahwa laki-laki yang tidak bisa ereksi bukanlah laki-laki seutuhnya.

Tidak bisa ereksinya penis bisa saja terjadi kepada siapa saja, namun belum tentu dikatakan ereksi karena bisa dipengaruhi banyak hal termasuk keadaan fisik seseorang. Namun, jika merujuk pengertian disfungsi ereksi menurut World Health Organisasition (WHO) yaitu gangguan ereksi yang dialami minimal 3 bulan, berarti masalah ereksi yang dialami kurang dari 3 bulan belum bisa dikategorikan sebagai disfungsi ereksi.

Beberapa penyebabnya antara lain, kelainan pembuluh darah untuk diketahui penis terdiri dari otot dan pembuluh darah (tidak ada tulang) yang hanya bisa mengeras ketika dialiri darah, maka ketika terjadi kelainan pembuluh darah kemungkinan terjadi disfungsi ereksi. Selain itu bisa juga terjadi kerena masalah fisik, masaah psikis, obat-obatan, rokok ataupun kelainan fisik pada penis.

Ulales halas

Penyakit terakhir yang hanya bisa diderita pria ini, bukanlah masaah fisik seperti 4 contoh di atas, bahkan ulales halas bukanlah bahasa medis ataupun yunani. Ulales halas hanya kata yang dibalik dari selalu salah.

Entah sejak kapan, ketika terjadi perdebatan antara laki-laki dan wanita yang tidak bisa mencapai mufakat, ujung-ujungnya pihak laki-laki yang harus menanggung kesalahan. Bahkan ketika jelas-jelas pihak wanita itu salah, selalu saja ada cara untuk menimpakan kesalahan kepada pihak laki-laki.

ini tidak ada hubungannya dengan bertambahnya sel secara tidak terkendali atau kelainan pada pembuluh darah. Ini terjadi secara ajaib kemudian tergeneralisasi ke semua kalangan dan umur, mungkin karena perempuan adalah mahluk yang lembut dan laki-laki adalah mahluk yang suka menjaga kelembutan. Jadi daripada merusak kelembutan mending dicap SALAH.

Untuk laki-laki di luar sana yang pernah mengalaminya, I FEEL YOU BRO!

*Tulisan ini diikutkan dalam #tantangan5 kelaskepo.org

5 Alasan Saya Belum Beli Mobil

Teman kantor baru beli mobil hari ini, terparkir cantik di parkiran kantor dengan warna silver dan plat yang masih berwarna putih. Beberapa teman kantor mendekat, seakan mereka besi dan mobil baru itu magnet. Saya melintas dengan sepeda motor matic yang saya kendarai dua tahun belakangan, menoleh ke kanan menyaksikan kegembiraan teman dengan mobil barunya.

Setelah memarkirkan kendaraan, saya berlari sekenanya melewati kumpulan orang yang mengelilingi mobil baru berwarna silver, giliran mereka yang menoleh ke arah saya. Kurang dari satu menit, jari saya sudah berada di mesin finger scan dengan catatan waktu 8.04. ahh saya telat 4 menit.

Kemudian seperti biasanya saya langsung menuju ruangan kerja, duduk nyaman di kursi singgasana saya dengan setelan pendingin ruangan. “eh masa na lombaiki beli mobil, na seniorki kita” seorang teman seruangan tiba-tiba memulai percakapan membahas mobil baru yang berwarna silver itu.

Saya menjawabnya dengan nyengir, kemudian menekan tombol power computer yang ada di meja. Saatnya kerja, piker saya. Pertanyaan itu saya lalui dengan mudah, toh pertama kali saya mendapatkannya dan selalu berhasil dengan jawaban NYENGIR.

Setidaknya ada beberapa alasan, saya belum membeli kendaraan beroda empat itu.

Keinginan dan Kebutuhan

Saya pernah membaca, cara mengatur keuangan adalah kita harus tahu mana yang menjadi keinginan dan mana yang menjadi kebutuhan. Kata orang-orang bijak, ketika kita terjebak memenuhi keinginan, kita akan melihat uang yang kita kumpulkan mengalir seperti air bah, cepat dan tak terbendung. Sebanyak apapun uang yang kita miliki, tidak akan pernah bisa memenuhi keinginan. Eh mungkin terkecuali kepada orang-orang seperti Steve Jobs atau Mark Zuckecberg yang katanya punya uang yang tidak terbatas. Entahlah.

Beda ketika kita tahu mana yang menjadi kebutuhan, kita akan bisa menghemat sejumlah uang yang sebenarnya tidak perlu kita belanjakan. Alasan pernah saya belum membeli mobil adalah saya belum butuh.

Meski terkadang mengeluh dan tiba-tiba mengidamkan sebuah mobil, saat hujan tak berhenti atau ketika panas matahari sangat menyengat.

Rencana

Stick to the plan, saya tidak mempunyai rencana memiliki mobil di usia muda. Takut khilaf, terbawa pergaulan dan merusak diri, atau mungkin hidup saya jadi hedon. Rencananya sih saya baru mau memikirkan membeli mobil setelah berkeluarga nanti, paling tidak sudah ada tanggung jawab yang saya harus pikul, jadi kemungkinan kecil terjerumus ke hal-hal yang tidak diinginkan.

Belum menikah

Sudah pasti, alasan selanjutnya adalah karena belum menikah. Kenapa begitu? Yah karena memang sudah rencananya begitu, menikah dulu baru beli mobil, kalau belum menikah yah belum beli mobil, jadi menikah dulu baru beli mobil, kalau belum menikah yah jangan beli mobil, makanya menikah dulu baru aahhhh ini tidak akan ada habisnya.

Belum mau Pusing

Seorang teman pernah berkata  “Kalau sudah kuat pusing, beli mobil, karena mobil adalah sumber dari banyak pusing”. Bisa benar, bisa juga tidak kata teman saya itu, Jelasnya saya belum siap untuk dipusingkan berbagai hal terkait mobil, uang bensinnya lah, perawatannya lah, modifikasinya lah, membersihkannya lah.

Itu semua belum masuk sebagai hal-hal yang ingin saya pusingkan, saya masih enjoy dengan kendaraan roda dua yang Alhamdulillah hasil dari keringat sendiri.

lagian saya juga tidak suka melihat banyaknya kendaraan di jalan, bikin macet saja, saya tidak mau menjadi orang yang menambah padatnya kendaraan di jalan.

Belum mampu

Lupakan semua alasan di atas, hingga sekarang saya belum beli mobil karena belum mampu. Sekian.

Jadi stop bertanya “Iyan kenapa belum beli mobil?”

5 Catatan perjalanan : Lembah Ramma

Selama 2 (dua) hari dari tanggal 10-11 desember 2016, saya bersama teman-teman dari Lembaga Kesenian Mahasiswa (LKM) Universitas Bosowa (UNIBOS) melakukan perjalanan ke lembah Ramma. Lembah ini terletak di kaki gunung Bawakaraeng, salah satu gunung di Sulawesi Selatan dengan ketinggian 2.845 meter di atas permukaan laut (mdpl). Meskipun namanya lembah, namun untuk mencapainya tetap melakukan pendakian seperti mendaki gunung pada umumnya, lembah ramma sendiri berada pada ketinggian antara 1700-1800 mdpl.

Kami berada di desa terakhir yaitu Desa Lembanna di Malino Kabupaten Gowa, pukul 1 malam. Rencananya perjalanan menuju Ramma akan dimulai pada pagi hari, jadi kami memutuskan menginap di salah satu rumah warga yang ada di Desa Lembanna.

Pukul 7 pagi, 10 Desember 2016. Kami melangkah demi langkah menuju Lembah Ramma, yang normalnya bisa ditempuh selama 4 jam. Kami pun harus melakukan perjalanan mendaki gunung, lewati lembah, sungai mengalir indah ke Samudra, bersama teman bertualang. Kira-kira seperti itu deskripsi perjalanan menuju Lembah Ramma.

Selain menanjak dan menurun, setidaknya ada 4 (empat) sungai yang dilewati sebelum mencapai Tallung (Titik tertinggi di Lembah Ramma). Setiap melakukan perjalanan seperti ini, selalu banyak cerita yang bisa dibawa pulang, namun ada beberapa catatan yang bisa saya tuliskan dari perjalanan hari itu. Oh iya, ini kedua kali saya melakukan perjalanan ke Lembah Ramma.

Ajak teman yang lucu

Mendaki adalah aktivitas yang membutuhkan energi yang banyak, fisik yang bagus dan tekad yang kuat. Kalau kata teman saya Iful yang ikut pada perjalanan kali ini “Kita tidak akan mampu mengalahkan gunung, tapi kemauan bisa lebih tinggi dari puncak manapun”.

Kemauan bisa mengalahkan segalanya termasuk dalam hal mendaki, meski tidak mudah menuju suatu puncak tapi dengan kemauan yang kuat kita bisa mencapai puncak manapun. Dalam hal mendaki, ada kalanya kita akan patah semangat karena kelelahan fisik dan juga kekalahan mental. Bahkan terkadang ada yang ingin balik saja meski belum sampai puncak, pada titik seperti inilah kita butuh teman yang lucu atau bisa menghibur.

Teman yang lucu atau menghibur mampu mengubah suasana yang tadinya capek atau patah semangat, menjadi segar kembali. Fisik yang tadinya lemah atau mental yang jatuh, bisa kembali terisi setelah tertawa. Padahal tertawa juga butuh energi, tapi entah kenapa ketika sementara mendaki atau sedang istirahat, tertawa seperti obat kuat yang membuat kita mampu melangkah lagi.

Rustam atau Cuttank dan Iful yang mengambil peran ini selama perjalanan kemarin, bukan satu dua kali mereka mengeluarkan celetukan atau tingkah yang membuat kami tertawa dan membakar semangat yang tadinya hampir padam

Bawa cemilan manis

Kenapa harus cemilan manis? Karena kita butuh energi. Tubuh akan memproses semua makanan yang masuk dalam bentuk gula atau istilah medisnya glukosa. Glukosa lah yang menjadi sumber energi di dalam tubuh, tapi prosesnya lama. Makanan atau cemilan manis akan mempersingkat proses tersebut, Karena memang sudah berbentuk gula (manis).

Paling tidak dengan adanya cemilan manis, kita bisa memenuhi kebutuhan energi saat mendaki. Yah paling tidak cemilan ini akan memenuhi asupan energi sebelum waktu makan tiba, makanya beberapa kelompok pendaki kadang membawa gula merah yang di emut-emut selama perjalanan.

Perjalanan hari itu, kami gantian mengeluarkan perbekalan masing-masing untuk dimakan selama perjalanan. Seperti misalnya permen, coklat kemasan, biskuit, ataupun minuman-minuman manis. Beberapa kali saya harus meminta permen atau coklat dari Popu dan Andra yang punya simpanan cemilan, ketika energi sudah mulai terkuras.

Bawa koki

Mungkin ada yang berpikir ketika naik gunung, kita akan makan seadanya, lauk secukupnya dengan menu-menu yang sederhana. Yah mungkin saja itu terjadi kalau kita tidak prepare dari awal, maka ketika mendaki jangan lupa ajak koki. Koki yang saya maksud bukan koki professional atau lulusan master chef yah, paling tidak ada satu teman yang punya kemampuan mengolah makanan dari bahan seadanya menjadi makanan yang enak dan bergizi.

Penting sekali memperhatikan itu, karena kita butuh makanan untuk mengisi energi yang terkuras habis selama perjalanan. Juga untuk menghadapi cuaca dingin di gunung, untunglah perjalanan hari itu dalam rombongan kami ada Dewi yang didaulat menjadi koki. Inno, Fery, Eky kadang menjadi asisten koki menyiapkan menu-menu lainnya.

Sebagai koki, Dewi punya kemampuan menyajikan bahan makanan yang dibawa menjadi lebih lezat daripada makanan yang pernah kami makan sebelumnya, atau mungkin karena itu pengaruh lapar yah? Jadi apa saja yang disajikan rasanya jadi enak semua.

Jangan lupa jas hujan

Seperti suasana hati perempuan, cuaca di gunung juga susah ditebak. Tadinya langit begitu cerah bisa saja tiba-tiba mendung dan hujan. Repot ketika hujan dan kita tidak punya persiapan untuk menghadapi itu, makanya siapkan jas hujan untuk kemungkinan terburuk.

Perjalanan pulang dari Lembah Ramma kemarin, kami dihujani habis-habisan selama kurang lebih 2 jam. Beberapa teman terpaksa harus menembus hutan di bawah guyuran hujan tanpa jas hujan. Untunglah beberapa teman membawa jas hujan lebih, untuk dipakai teman yang lupa mempersiapkannya. Saya sendiri membawa dua jas hujan, yang kemudian dipakai sama Iqra.

Jangan dipaksa

Mengutip kalimat dari film 5 cm, banyak pendaki yang tidak sampai puncak karena mereka memaksakan diri. Ketika mendaki yang perlu diketahui adalah kita semua memiliki fisik yang berbeda, sehingga kecepatan juga akan berbeda. Ambillah beberapa saat untuk beristirahat ketika tubuh mulai letih atau napas sudah ngos-ngosan.

Iqra yang baru pertama kali mendaki saat itu, mengalami cedera pada lutut, dia merasa nyeri tiap kali melangkah atau bertumpu. Kata Iqra, awalnya dia sangat bersemangat, hingga sedikit memaksakan diri di awal. Untunglah Iqra tidak kenapa-napa dan bisa menyelesaikan perjalanan pergi-pulang dengan selamat.

Widy salah teman yang selalu berada pada urutan terbelakang saat mendaki, ia tidak memaksakan diri mengikuti ritme perjalanan yang agak cepat. Ketika dia tidak mampu, ia akan berhenti sesaat kemudian melanjutkan perjalanan. Meski selalu berada di urutan belakang, WIdy tetap bisa menyelesaikan perjalanan dengan aman.

Untung si Widy selalu ditemani oleh Iful, yang merupakan suami dari WIdy. Cieeee.

***

Perjalanan ke Lembah Ramma kemarin, kami berjumlah 11 orang. Saya, Iqra, Eky, Popu, Iful, Widy, Andra, Inno, Fery, Dewi dan rustam. Terima kasih kepada teman-teman LKM yang telah membawa saya kembali melihat keindahan Lembah Ramma, Andra yang selalu menjadi leader memastikan jalan yang dilalui benar, Popu, Rustam, Eky, Fery yang selalu membawa beban lebih besar dari kami semua. Iqra dan Widy yang memperlihatkan tekad yang kuat, Dewi yang selalu bertugas di dapur, Inno yang siaga tiap saat mengambil air untuk memasak atau untuk diminum. Iful yang selalu membuat kami tertawa, terkhusus ketika dia berjoget ala-ala cheerleader.

Ditunggu perjalanan berikutnya kawan-kawan.

5 Penyakit Ini Hanya Bisa Diderita Oleh Wanita

Tubuh atau fisik laki-laki dan wanita memiliki kesamanan dan juga perbedaan yang jelas, maka dari  itu ada beberapa penyakit yang bisa diderita oleh keduanya tapi ada juga penyakit yang hanya bisa dialami oleh salah satunya.

Secara fisik hanya ada dua jenis manusia di dunia ini, laki-laki dan wanita. Tubuh atau organ yang dimiliki lah yang menjadi perbedaan mendasar dari keduanya, meski organ yang dimiliki ada banyak persamaan, tidak sedikit juga perbedaan yang dimiliki. Perbedaan fisik inilah yang juga membedakan masalah-masalah yang bisa diderita oleh laki-laki dan wanita.

Pada postingan ini, kita akan membahas masalah/penyakit apa saja yang bisa diderita oleh wanita. Apa sajakah itu?

Mioma uteri

Penyakit pertama yang hanya bisa diderita oleh wanita adalah Mioma Uteri*, sederhananya bisa disebut tumor* jinak pada dinding rahim. Rahim adalah organ yang hanya dimiliki oleh wanita, itulah kenapa mioma uteri hanya bisa terjadi pada wanita.

Mioma uteri tidak diketahui secara pasti penyebabnya, namun dicurigai karena pengaruh hormon estrogen*. Wanita yang menderita mioma uteri akan merasa nyeri karena tekanan tumor, juga bisa mengalami perdarahan yang banyak dan lama saat haid bahkan bisa terjadi perdarahan di luar masa haid. Meskipun mioma uteri termasuk tumor jinak tapi bisa menghambat wanita untuk hamil jika tidak ditangani segera.

*Tumor : pertumbuhan sel yang tidak diinginkan

*Uteri, Uterus : organ reproduksi pada wanita, rahim.

*Hormone estrogen : hormon yang berperan dalam perkembangan dan pertumbuhan karakteristik seksual wanita serta proses reproduksi, pada laki-laki disebut hormon testosteron

Kista ovarium

Salah satu organ reproduksi wanita adalah ovarium*, tiap wanita memiliki dua di sebelah kanan dan kiri. Kista ovarium adalah benjolan berisi cairan yang berkembang pada indung telur (ovarium). Sering kita dengar di masyarakat umum, seseorang wanita merasa hamil tapi ternyata isinya adalah cairan itulah kista ovarium.

Beberapa kista bisa hilang dengan sendirinya, namun ada juga yang tidak hilang dan membesar menyababkan masalah pada wanita. Kista sering tidak terdeteksi karena seringnya hilang dengan sendirinya, namun ketika kista memiliki sel-sel yang tidak normal bisa berubah menjadi kanker.

Meski begitu kita bisa mengenali gejala yang mungkin timbul, ketika mendapat gejala-gejala ini maka segera mungkin memeriksakan diri untuk memastikan masalah yang dihadapi. Misalnya saja menstruasi yang tidak teratur, nyeri pada tulang panggul, sering buang air kecil, percernaan tidak lancar, sering merasa kenyang atau kembung, sulit buang air besar.

Semakin cepat diketahui, semakin bagus untuk mempersiapkan penanganan dini. Maka sangat penting memeriksakan diri ketika merasakan ada yang tidak beres dengan tubuh kita.

*Kista : tumor jinak yang berisi cairan kental, nanah dan udara.

*ovarium : Indung telur yang memproduksi sel telur dari masa menstruasi hingga menopause

Kanker serviks

Kanker serviks sering disebut juga kanker leher rahim. Leher rahim sendiri berfungsi sebagai pintu masuk menuju rahim dari vagina. Meski penyakit ini cenderung memengaruhi wanita yang aktif secara seksual, tapi pada dasarnya wanita dari berbagai usia berisiko menderita kanker serviks.

Hampir semua kasus kanker serviks disebabkan oleh human papillomavirus atau HPV*.  Ada banyak jenis HPV yang sebagian besar adalah virus yang tidak berbahaya. Tapi ada beberapa jenis HPV yang mengganggu sel-sel leher rahim untuk bisa berfungsi secara normal dan akhirnya bisa memicu kanker. HPV sangat umum ditularkan melalui hubungan seks dan dapat menjadi penyebab munculnya kanker serviks.

Selain kanker payudara, kanker serviks adalah yang paling banyak diderita oleh perempuan di Indonesia (RISKESDAS 2013). Hal ini terjadi karena kurangnya wanita yang melakukan screening untuk deteksi awal kanker leher rahim, screening yang dilakukan untuk deteksi kanker leher rahim disebut pap smear*. Disarankan pada wanita yang telah aktif secara seksual dan berusia 25-49 tahun diperiksa setiap tiga tahun sekali.

*HPV adalah kumpulan jenis virus yang menyebabkan kutil di tangan, kaki, dan alat kelamin.

*Pap smear merupakan sebuah tes yang dapat memeriksa keadaan sel-sel pada serviks (leher rahim) dan vagina

Leucorrhea

Susah yah menyebutnya, kalau keputihan terdengar familiar? Leucorrhea adalah keputihan, pada dasarnya semua wanita akan mengalami keputihan dan itu alami. Keputihan sendiri adalah cara yang dilakukan tubuh untuk membersihkan dan melindungi vagina dari infeksi. Lendir yang dikeluarkan saat keputihan akan membawa serta sel-sel mati dan bakteri.

Normalnya lendir yang dikeluarkan berwarna bening atau putih, tidak berbau dan tidak gatal atau perih pada vagina. Maka sebaiknya waspada saat lendir yang dikeluarkan berbeda, bisa jadi itu keputihan yang tidak normal. Hati-hati juga ketika tidak mengalami keputihan, itu juga pertanda ada yang tidak normal pada hormon dan siklus haid.

*Vagina : alat kelamin wanita

Dysmenorrhea

Dysmenorrhea mengacu pada rasa sakit dan nyeri di awal menstruasi, umumnya terjadi dua hari pertama saat datang bulan. Ketika haid/menstruasi pasti akan terjadi nyeri, namun pada beberapa wanita terjadi nyeri yang sangat hebat, tidak tertahankan bahkan sampai tidak bisa beraktivitas.

Dysmenorrhea disebabkan adanya kontraksi atau gerakan otot-otot rahim yang kuat. Pada sebagian perempuan, rasa nyeri bisa sangat hebat, bisa pula amat ringan. Bisa terjadi menjelang haid atau selama haid, itulah kenapa ada yang bilang jangan dekat-dekat dengan wanita yang menjelang haid, bahaya.

Ini hanya bisa terjadi pada wanita, karena hanya wanita yang mengalami haid. Cuma wanita yang bisa marah sesuka hatinya menggunakan alasan haid.

***

Intinya setiap hal yang tidak normal terjadi pada tubuh patut dicurigai sebagai sebuah masalah, ketika merasakan ketidaknormalan sebaiknya memeriksakan diri. Jangan sok kuat, merasa tidak ada masalah, memendamnya sendiri. Banyak masalah penyakit yang dapat diobati dan disembuhkan karena deteksi dini. Deteksi dini sangat penting agar bisa mencegah sebuah masalah penyakit membesar dan menjadi ganas, ketika itu terjadi pengobatan dan perawatan akan membutuhkan usaha, biaya dan waktu yang tidak sedikit.

Tidak ada yang lebih mengenal diri kita sendiri, selain kita sendiri sebagai pemilik tubuh.

Apakah saya senang Nge-Blog?

Pernah di tahun di 2009 saya menonton sebuah film action berjudul Wanted, pada salah satu scene pemeran utama bernama Wesley Gibson mengetikkan namanya pada pencarian google, dan mendapatkan “NO RESULT”Scene itu bukanlah sebuah bagian penting dari film itu, tapi cukup membekas di kepala saya.

Segera setelah selesai menonton film itu, saya kepikiran mengikuti apa yang dilakukan Wesley. Pada halaman pencarian Google saya mengetik “Ardian Adhiwijaya”, dan untunglah saya tidak bernasib seperti Wesley. Nama saya muncul di halaman Google, karena terdaftar di Dinas Pendidikan sebagai peserta ujian nasional pada tahun 2006. Hmmm, Apakah nama saya hanya akan tercatat di google sebagai peserta ujian nasional? Jika saya tidak mengenal blog, mungkin jawabannya adalah IYA, tapi sekarang tidak lagi, Silahkan ketik “Ardian Adhiwijaya” di pencarian google dan kamu akan menemukan banyak hal. Cuss.

Mulai saat itu saya kepikiran membuat blog, blog pertama (Agustus 2009) hanya menghasilkan 5 (lima) tulisan, sudah termasuk tulisan Hello World. Blog yang jika saya baca sekarang, langsung kerasa makna dari penyesalan itu datang belakangan, saya seakan tidak percaya pernah membuat susunan kalimat seperti itu. Rasanya mau muntah jika membuka blog, ada banyak kata gue dan elo bertebaran dimana-mana. Mau sekali menutup blog itu tapi ohh god saya lupa passwordnya, jadilah sekarang saya punya jejak alay di masa lalu. Jejak yang bisa diintip sewaktu-waktu, sekalian intip gan disini.

Asal kata elo gue itu sebenarnya gara-gara sering baca tulisan Raditya Dika, saya yang bukan pembaca buku saat itu merasa terhibur ketika membaca buku Radit yang bergenre komedi, kemudian keterusan menjelajahi blognya. Gara-gara Radit pula saya ingin ngeblog setelah mengetahui buku pertama Radit adalah kumpulan tulisan dari blog. Meski begitu tetap saja saya tidak menulis di blog.

Tercatat setelah blog pertama, saya kemudian membuat dua blog selanjutnya pada tahun 2010. Dua blog yang nasibnya hampir sama, hanya berisi dua tulisan, tulisan yang disalin dari tulisan orang lain, setelah itu dianggurin, ditinggalkan, dicampakkan kemudian saya lupa jalan pulang (lupa password). Setelah dua blog naas itu, saya kemudian betul-betul tidak pernah lagi menyentuh blog, berganti lebih sering main Facebook dan Camfrog. Oops.

***

Perjalanan waktu kemudian membawa saya ke tahun 2014, saya sudah selesai kuliah bahkan sudah bekerja di almamater sendiri sebagai dosen pengajar. Di tahun ini juga saya mulai berkomunitas, berkenalan dengan banyak teman baru, bertemu dengan banyak orang dengan minat yang berbeda-beda. Dari keaktifan saya di komunitas Berbagi Nasi Makassar, membuat saya terlibat dalam kepanitiaan Pesta Komunitas Makassar 2014. Pesta yang mempertemukan puluhan komunitas dalam satu tempat, salah satunya Blogger Anging Mammiri.

Di tangan saya sebuah pin bundar berwarna hitam, dengan gambar karakter bulat mirip icon smile, berwarna kuning dengan senyum lebar lengkap dengan dua mata mungil namun tanpa hidung, mungkin dia keturunan Voldemort. Dia memakai Passapu, penutup kepala berwarna merah seperti yang digunakan oleh Sultan Hasanuddin pada banyak gambar. Pin tersebut saya dapat secara cuma-cuma setelah merengek sama penjaga lapak Blogger Anging Mammiri di acara pesta komunitas, saya girang kemudian tertegun.

Saya girang karena dapat pin gratis, tertegun karena tulisan yang ada pada pin itu. Sejenak saya terdiam, jantung berdegup lebih kencang dari biasanya, angin bertiup sepoi, mungkinkah ini cinta? NGEBLOGLAH, AGAR NAMAMU TERANCAM ABADI. Begitu tulisan yang ada pada pin. Sebuah ancaman yang cukup menohok, tapi tidak membuat takut. Abadi, sebuah tawaran yang menggiurkan, tawaran untuk hidup kekal, Tawaran untuk hidup selamanya.

Meski saya tahu abadi yang dimaksud bukanlah hidup selamanya, tawaran tersebut tetap menggiurkan. Tulisan yang kemudian membuat saya kembali melirik blog, blog yang kesekian kalinya saya buat. Akhirnya lahirlah ardianadw.wordpress.com, sayang saya tetap saja belum bisa menulis apa-apa saa itu.

Barulah di bulan Mei 2015, setelah pesta komunitas 2015 selesai. Beberapa pegiat komunitas berinisiatif membentuk kelas menulis, agar bisa menulis tentang komunitas masing-masing. Kelas kepo, nama kelas menulis yang kami sepakati bersama. Tergabung di kelas kepo seperti mendapatkan atmosfir baru, atmosfir yang sangat berbeda. Keinginan ngeblog bertahun-tahun lalu muncul kembali dari istirahat panjangnya. Melalui kelas ini saya kemudian belajar sedikit demi sedikit bagaimana membuat tulisan, dimentoring oleh beberapa blogger senior dan banyak teman sharing membuat menulis menjadi kegiatan menyenangkan.

Berawal dari situ hingga sekarang, saya sudah berani menyebut diri sebagai blogger.

Apakah saya senang nge-blog?

Tiap memperkenalkan diri di kelas baru yang saya ajar, bertambah satu lagi informasi di profil yaitu alamat blog. Saya bisa menghabiskan waktu sekitar 30 menit hanya menceritakan tentang blog, manfaat blog yang dapatkan, seolah-olah seperti sudah expert dalam nge-blog, saya hanya ingin mereka sadar lebih cepat, mumpung masih muda mulailah menulis agar tidak berakhir biasa-biasa saja. Tidak berakhir seperti Wesley Gibson. Terkadang ada yang punya potensi tapi tidak punya inspirasi dan saya ingin mengambil peran itu. Tsah.

Di beberapa kesempatan, saya sering mengajak teman-teman kantor atau teman-teman pergaulan untuk menulis. Saya akan menceritakan manfaat blog, bagaimana puasnya saya ketika menyelesaikan sebuah tulisan, senang ketika dibaca banyak orang, bahagia ketika ada yang meninggalkan komentar, kegirangan ketika ada yang membagikan tulisan saya. Kadang saya berpikir apakah saya narsis? Karena yang saya ceritakan adalah diri sendiri, meskipun sebenarnya tujuan saya hanya ingin memotivasi mereka. Mengambil contoh diri sendiri atau tulisan saya paling tidak saya mengambil contoh nyata, manfaat blog yang saya rasakan, bukan perumpamaan-perumpamaan untuk membuat mereka kagum. Jikapun saya narsis setidaknya saya jujur.

Oh iya, dalam Film Wanted yang saya tonton. Wesley Gibson akhirnya menemukan jati dirinya sebagai pembunuh, serangan panik yang sering ia alami mulai teratasi sejak belajar membunuh. Ternyata dengan mengetahui siapa dia sebenarnya, ia lebih tenang dalam hidupnya. Melakukan hal yang ia suka dan kuasai (meskipun itu sebagai pembunuh), membuatnya lebih hidup. Bukankah itu yang kita inginkan dalam hidup? Melakukan hal yang  kita kuasai dan membuat hidup lebih berwarna?

Nge-blog membuat hidup saya lebih berwarna, setidaknya dari kegiatan monoton di kantor. Blog secara tidak langsung memberikan banyak manfaat bagi saya, misalnya saja menambah jaringan pertemanan, sesuatu yang tidak bisa diganti dengan uang. Nge-blog juga menambah kepekaan diri, sesuatu yang dilakukan setiap hari tidak lagi hanya sebagai rutinitas belaka, melainkan menjadi sumber ide yang bisa dikonversi menjadi tulisan. Meski baru sekali, saya juga sudah dapat tambahan uang jajan dari blog, jumlahnya memang tidak banyak tapi paling tidak saya jadi tahu ada yang memperhatikan blog saya, dari situ saya merasakan satu dari sekian banyak manfaat blog.

Semua itu menambah kepercayaan diri di kehidupan sehari-hari, lebih yakin ketika bercerita tentang sesuatu hal apalagi hal yang pernah saya tulis. Kepercayaan diri adalah modal utama di pekerjaan saya sebagai dosen, tanpa itu tidak mungkin bisa menstransfer ilmu kepada mahasiswa dengan menyakinkan. Percaya diri membuat saya berani mengambil resiko ataupun peluang yang ada di depan saya, entah itu dalam pekerjaan atau di kehidupan sehari-hari.

Kemudian pertanyaan apakah saya senang nge-blog?

Yang jelas manfaat blog telah banyak saya rasakan dan saya masih ingin menemukan lebih banyak lagi.

*ini ada VLog tentang saya bercerita tentang blog dan manfaat blog. cekidot yah