Bulan: Juli 2017

Merekat Indonesia melalui media sosial dengan pancasila

Beberapa bulan belakangan saya mulai menerapkan satu hal dengan pertemanan facebook, yaitu mulai membatasi pertemanan bahkan menghapus beberapa pertemanan. Sudah ratusan pertemanan saya hapus, mungkin iya saya kehilangan beberapa teman di facebook, tapi paling tidak timeline facebook saya jadi adem.

Sejak media sosial ramai digunakan, banyak orang yang kemudian seperti memiliki dua kepribadian. Kelihatan tegar dan hebat di dunia maya, namun pasif dan lemah di dunia nyata. Saya bahkan punya teman dekat yang mengajak semua orang yang berbeda pendapat berkelahi, padahal dalam keseharian sangat santun dan sopan. Menurut Heri Santoso dunia nyata dan dunia maya memiliki dasar, aturan main dan kriteria nilai tersendiri, sehingga beberapa orang menampakkan hal yang berbeda pula. Masing-masing dunia itu memiliki kriteria kebaikan yang berbeda.

Doktor Heri Santoso adalah salah satu pembawa materi dalam Flash Blogging dengan tema Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Bermedia Sosial, yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kementerian KOmunikasi dan INformatika RI di Hotel Grand Clarion Makassar pada hari jumat 16 Juni 2017. Beliau adalah Kepala pusat studi pancasila Universitas Gadjah Mada, menurutnya aktualisasi nilai-nilai pancasila berarti mengaplikasikan dalam kehidupan bernegara, berbudaya dan beragama.

Sebelumnya materi dimulai, sambutan perwakilan kepala dinas Kominfo provinsi Sulawesi selatan mengatakan bahwa perkembangan media sosial dan internet memberikan masyarakat berekspresi, namun kebebasan itu terkadang menimbulkan pergeseran budaya. Juga menyebabkan perilaku negative para penggunanya, menyebarkan berita hoax, ujaran kebencian, hate speech banyak beredar di media sosial saat ini. Saya menangkap dari dasar itulah kegiatan ini diadakan. Kita ingin diingatkan kembali ke nilai-nilai pancasila yang luhur dan santun.

Upaya KOMINFO Provinsi SULSEL unuk menekan efek negatif media sosial dengan membuat gerakan AYO SANTUN DAN PRODUKTIF di MEDIA SOSIAL, gerakan ini memiliki seribuan relawan yang bertugas memberikan pemahaman pengguna media sosial, memberikan informasi pemanfaatan media sosial, hingga bagaimana memilih bahasa yang baik digunakan di media sosial.

Efek negatif dan adanya pemanfaatan media sosial ke arah yang tidak baik, membuat beberapa orang mendapatkan dampak buruknya. Bullying, persekusi, pengucilan pun terjadi di beberapa tempat, melihat hal ini MUI mengeluarkan fatwa tentang Hukum dan Pedoman Bermuamalah Melalui Media Sosial. Menurut Prof. Dr. Muhammad Galib M.Ma selaku Sekretaris Umum MUI Provinsi Sul-Sel, penggunaan media sosial seringkali tidak dibarengi dengan tanggung jawab, sehingga menjadi tempat penyebaran informasi yang tidak benar, hoax, fitnah, ghubah, namimah, gossip, ujaran kebencian, permusuhan, yang menyebabkan disharmoni sosial yang bisa menyebabka mafsadah di tengah masyarakat.

“Dari dasar itulah ditambah dasar dari Al-Quran, Hadist dan pendapat Ulama maka fatwa ini dibuat, sepanjang ingatan saya ini adalah fatwa yang paling panjang yang pernah dikeluarkan MUI” kelakar prof. Galib disambut ketawa peserta Flash Blogging. Dari penjelasan Prof. Galib saya menangkan bahwa Fatwa yang dikeluarkan MUI seperti sebuah tuntunan agar kita tidak melakukan perilaku yang menyebabkan dosa, dalam fatwa MUI tersebut pengguna diminta untuk bisa Tabayyun, jangan langsung sebar sebelum diverifikasi.

Persebaran konten-konten yang positif sangat dibutuhkan di negara kita, agar masyarakat bisa mendapatkan informasi yang segar dan bermakna. Bapak Handoko Data yang saat ini bertugas di Tim Komunikasi Presiden mengatakan bahwa Presiden Jokowo menginginkan Indonesia menjadi Negara Maju, jangan menjadi negara berkembang terus menerus. sudah 72 tahun Indonesia menjadi negara berkembang, saatnya Indonesia menuju menjadi negara maju.

Presentase pak Handoko menjadi yang paling menarik bagi saya, soalnya kita dipapari dengan sajian-sajin konten yang menarik ditambah video-video capaian pemerintah Jokowi-JK. Beberapa informasi itu bisa diakses melalui presidenri.go.id/blusukan atau jika ingin melihat sisi istana yang tidak banyak diketahui oleh orang bisa mengakses youtube.com/sudutistana

Bapak dan Mama Rindu Ka’bah

Bersama Abu Tours semua bisa umroh

 

Kami sekeluarga sedang duduk di ruang keluarga, di depan sebuah TV tabung yang umurnya belasan tahun. Setelah menikmati santapan berbuka, kami menunggu waktu shalat Isya sambil melihat siaran televisi. Di salah satu siaran menampilkan suasana di Kota Mekkah, ribuan orang nampak berjalan dengan Kakbah sebagai porosnya. Mata Mama seperti berbinar-binar melihat siaran itu.

“Dulu saya sama Bapakmu bergandengan tangan, menembus banyak orang untuk mencium Hajar Azwad, Alhamdulillah Mama sama Bapak sempat menunaikannya meski hanya sekali” kenang Mama ketika berada di sana.

“Mama sempat menyentuhnya sebelum mama mencium batu itu, batunya licin dan dan halus, baunya harum, Mama seperti tidak pernah mencium bau seperti itu sebelumnya” Mama melanjutkan ceritanya

Bapak dan Mama selalu bersemangat ketika bercerita tentang pengalamannya naik haji kala itu, tiap melihat gambar Ka’bah atau siaran tivi di Mekkah, Mama atau Bapak mengulang cerita ketika berada di sana. Kami anak-anaknya pun selalu gembira ketika mendengar cerita itu, mendegarkan dengan takjub dan bangga. Sudah lama sekali Bapak dan Mama menunaikan ibadah haji, namun ingatan mereka tidak pernah pudar tentang suasana, aroma dan keadaan di sana.

Bapak dan Mama menunaikan ibadah haji tahun 1997, saat itu saya masih duduk di kelas 3 Sekolah Dasar. saat itu menurut cerita Mama, naik haji tidak sesulit sekarang. Tidak perlu menunggu lama ketika mendaftar, yang penting uang sudah cukup, tahun itupun bisa berangkat. Beda dengan sekarang yang harus menunggu bertahun-tahun lamanya.

Biaya naik haji tahun itu masih tujuh juta setengah, saat itu Mama ikut di di pemberangkatan Jemaah haji kelas umum. Hasil jualan di rumah akhirnya mampu Bapak dan Mama kumpulkan untuk berangkat haji bersama-sama.

Sudah 20 tahun yang lalu sejak Bapak dan Mama naik haji, sudah 20 tahun juga mereka dipanggil Bapak Haji dan Mama Haji oleh keluarga dan orang-orang sekitar. Meski ingatan tentang Mekkah mereka tidak pudar, namun mereka seperti rindu dengan Ka’bah.

Saya pernah coba bertanya kepada Mama,

“Ma, kalau memang ada uang yang Mama simpan sebaiknya pergi umroh, mumpung masih sehat”Tanya saya

Mama menjawab “Ada Nak, cuman saya belum mau pergi kalau kamu belum menikah”

Pertanyaan yang saya tanyakn sekira 5 bulan lalu, jawabannya membuat saya tercekat tidak bisa melanjutkan percakapan dengan Mama. Meski punya keinginan untuk kembali ke Mekkah, Mama punya keinginan yang lebih besar, ingin melihat saya menikah. Untung saja tidak lama setelah itu, saya menikah. Mungkin ini saat yang tepat untuk mengulang kembali pertanyaan itu.

Saya kemudian berpikir, sebelum bertanya kembali kepada Mama saya harus punya referensi yang cukup tentang pilihan biro perjalanan umroh. Ada banyak sekali pilihan biro perjalanan umroh, dengan masing-masing promo dan daya pikat yang dirancang. Namun satu agen yang menyita perhatian saya adalah Abu Tours.

Abu Tours cukup menyita perhatian saya, gara-gara tiap kali mengantar keluarga ke bandara selalu ketemu dengan Jemaah umroh dari Abu Tours. Mereka bahkan mendominasi jumlah penumpang terutama penerbangan pagi, dengan seragam mereka yang dominan berwarna merah. Salah satu bukti bahwa Abu Tours adalah pilihan banyak orang, satu hal yang perlu diperhatikan dalam memilih biro perjalanan umroh, apalagi dengan adanya beberapa kasus penipuan oleh biro umroh.

Paket dan promo yang ditawarkan pun beragam, mulai dari regular umroh, umroh terencana, umroh paket berempat, hingga umroh plus. Harga yang ditawarkan pun cukup bersaing, mulai dari 11,5 juta hingga ratusan juta rupiah untuk umroh paket keluarga. Waktu berangkatnya juga banyak dalam setahun sehingga kita bisa mengatur jadwal keberangkatan sesuai dengan waktu lowong kita. Semua paket ini bisa dicek di web abutours.com untuk info leih jelasnya.

 

Beberapa paket umroh ABu Tours

 

Bahkan Abu Tours punya aplikasi yang bisa diinstal di Smartphone masing-masing, sehingga memudahkan kita mengecek paket yang disediakan langsung dari genggaman. Hal ini menunjukkan pengelolaan Abu Tours yang professional dan berpengalaman.

Paket yang paling menarik bagi saya pribadi adalah paket Umroh terencana 2020, harganya cukup murah untuk ukuran perjalanan umroh, hanya 11,5 juta rupiah tapi dengan fasilitas yang memuaskan. Hotel berbintang 4 dengan fasilitas gratis Wifi, makan 3 kali sehari makanan Indonesia, dijemput menggunakan bus Abu Tours mengunjungi beberapa tempat seperti Masjid Haram, Jabal Tsur, Jabal Al Rahma, Masjid Namirah, Muzdalifah, Minah, Ji’ronah dan beberapa tempat lainnya.

Saya berpikir dengan adanya umroh terencana ini, saya bisa mendaftarkan Bapak dan Mama umroh. Memberikannya sebagai Kado Lebaran Umroh Bersama Abu Tours untuk Orang Tersayang, masih ada waktu dua tahun untuk saya mengumpulkan uang dan menghadiahkan nostalgia kepada Bapak dan Mama, Insya Allah.