Bulan: Agustus 2020

Tujuan Wisata Yang Instagramable di Sekitar The Legian Bali

Berlibur ke Bali. Rasa-rasanya surga di Indonesia ini, merupakan destinasi wisata favorit bagi siapa saja. Bahkan turis manca negara pun menyukai Bali. Dalam satu pulau, beragam destinasi dan jenis wisata yang bisa kita tuju. Dari wisata alam, wisata budaya, wisata rohani, wisata bahari, wisata edukasi, wisata belanja, dan sebagainya.sebelum ke sana jangan lupa cek hotel di bali

Dan yang sedang kekinian, selain berwisata tentu saja mengabadikannya melalui kamera. Tak lupa upload ke media sosial terutama Instagram.

Siapa yang tak kenal Legian Bali, wisatawan sangat gemar mendatangi pulau dewata ini. dan setiap tahun selalui dipenuhi warga pendatang untuk berwisata.  Meningkatnya kondisi obyek wisatanya juga turut mengembangkan sarana penginapan di Bali, terutama daerah Legian.

Nah ketika Anda berada di daerah Legian, Anda bisa coba menginap di The Legian Bali salah satu hotel di bali yang bisa Anda booking melalui situs traveloka.com. Lalu, bagaimana pilihan wisata dekat hotelnya? Untuk daerah sekitar hotel ini saja sangat banyak. Bahkan alam lingkungan hotel itu sendiri sangatlah cantik karena lokasinya di tepi pantai. View kolam renangnya pun indah.

Baiklah, mari kita berkeliling di lokasi wisata sekitar The Legian Bali, hotel di bali yang strategis.

  1. DMZ 3D Art Museum

Museum seni 3 dimensi ini berasal dari Korea. Lokasinya berada di Jl. Nakula No. 33X Legian, Kuta – Bali.80361 Denpasar. hotel di bali ada banyak, tapi Dari The Legian Bali berjarak sekitar 5 km. Di museum ini kita disuguhi atraksi lukisan 3 dimensi yang dikerjakan oleh seniman lukis 3 dimensi dari Korea. Tentu kita harus berfoto bersama lukisan-lukisan tersebut.

Beraneka ragam lukisan 3 dimensi dengan aneka tema ada disana. Dari tema alam bali dengan puranya, lukisan labirin dengan nuansa mesir kuno, suasana kanal-kanal di venesia. Ada juga lukisan tema petualangan antara lain seperti dikejar dinosaurus, hampir diterkam hiu, meniti jembatan kayu kecil melewati jurang, dan sebagainya.

Tak salah tujuan wisata ini masuk dalam kategori tujuan wisata yang “instagramable”. Bisa di pastikan hasil foto akan sangat unik dan menarik dilihat.

  1. Pura Petitenget

Pura cantik yang didominasi warna terracotta ini sangat exotis. Berlokasi di Banjar Batu Belig, Desa Adat Kerobokan, Kecamatan Kuta Utara, Badung. Jaraknya tak terlalu jauh dari Hotel The Legian Bali. Sekitar 300an meter dan bisa ditempuh dengan jalan kaki sembari menikmati suasana Bali.

Pura ini menurut legenda local, didirikan agar masyarakat daerah itu tidak diganggu mahluk halus yan berjuluk Buta Ijo. Petitenget, dimana kata Peti adalah Peti atau kotak dan Tenget yang berarti angker.

Tapi jangan salah, bila kita berkunjung ke Pura Petitenget ini, tak ada nuasa angker lagi di sana. Justru suasana yang damai dan sejuk karena lingkungan sekitar masih banyak pepohonan. Kicau burung juga masih terdengar di Pura ini.

Tak jauh dari Pura ini ada pantai. Saat wisatawan sedang beruntung, bisa menyaksikan upacara yang berwarna-warni di pantainya. Selain Pura itu sendiri bisa dijadikan background foto kita, juga bisa diabadikan sebagai obyek fotografi yang sangat cantik. Begitupun upacara yang warna warni, tentu eksotis untuk dibidik

  1. Pura Tanah Lot

Pura yang terletak di sebuah “pulau kecil” ini berjarak sekitar 17,4 km. sekitar 1 jam jarak tempuh dari The Legian Bali. Selain karena pesona kecantikan puranya sendiri, kontur alam dari Pura ini juga sangat unik. Seperti bergurat-gurat lapisan bebatuan. ukiran alami yang terbentuk karena gerusan ombak yang pecah menabrak Tanah Lot.

Sebenarnya, pulau kecil itu adalah bongkahan batu karang. Tersambung dengan Pulau Bali, namun bila pasang naik, pura ini seperti terpisah oleh selat kecil dari pulau bali. Tanah Lot itu sendiri artinya batu karang di tengah laut.

Selain Pura Tanah Lot itu sendiri sangat menarik dijadikan obyek maupun background foto, suasana sun set di sini sangatlah indah. Saat matahari terbenam, lautan berubah menjadi keemasan warnanya. Ombak yang memecah di pantai serta batu karang, saat dibidik dengan kecepatan rendah juga akan menjadi moment jempolan untuk diabadikan.

Jangan lupakan tari kecak yang merupakan atraksi rutin di Pura ini. Magis dan menarik difoto. Tangan-tangan penari dan kostum warna warni mempercantik scene fotografi.

  1. Garuda Wisnu Kencana Caltural Park

Garuda Wisnu Kencana (GWK) adalah sebuah areal taman budaya seluas 60 Ha, di kawasan Badung, Bali. Selain menyediakan resto dengan view taman yang menarik, disini juga terdapat area bermain Segway park. Monument  besar Patung Wisnu dan Garuda tentu saja. Tempat ini sangatlah indah, sehingga banyak sekali calon pengantin yang menjadikannya lokasi foto preweding.

Di GWK ini juga terdapat studio foto, dimana pengunjung dapat menyewa baju tradisional bali dan berfoto dengan memakainya. Sangat menarik. Selain itu, atraksi kesenian rutin di helat di lokasi GWK ini. Dari pagi hingga sore hari. Dilaksanakan baik di panggung Amphitheater, Resto Jendela Bali, Street Theater, Lotus Pond, hingga Wisnu Plaza. Dari Tari Tradisional Kecak, Barong Kris, Balet Garuda Wisnu, Joged Bumbung, hingga lantunan musik tradisional Rindik Bali. Alat music yang dibuat dari potongan bambu, dibunyikan dengan cara dipukul.

Beberapa kali lokasi di GWK juga dipakai untuk konser band internasional seperti Paramore dan Iron Maiden. Setiap harinya GWK dikunjungi hampir tiga ribuan penunjung.

  1. Bali Bird Park

Bali Bird Park berlokasi di Jl. Serma Cok Ngurah Gambir, Singapadu, Batubulan, Kabupaten Gianyar, Bali. Di Bali Bird Park ini terdapat kurang lebih 1000 burung dengan keragaman spesies 250 jenis.

Setiap harinya ada aneka atraksi burung. Dari atraksi pemberian pakan langsung pada burung atau Bird Feeding, beraneka jenis burung. Ada juga atraksi bird ini hand yang bahkan beberapa jenis burung kecil malah bertengger di kepala. Selain itu juga ada pengalaman bertemu komodo dan juga Sinema 4 dimensi Avian 4 D Theater.

Pengalaman seru dengan aneka warna dan jenis burung di tangan, sangat keren untuk diabadikan. Tentu cantik dan menarik sekali dipamerkan di medsos kita.

Itulah beberapa spot wisata menarik yang instagramable dan tak terlalu jauh dari The Legian Bali. Sampai jumpa di Bali. jangan lupa kalau mencari hotel di bali, Ingat the legian hotel

#BatuSekam : Enalogi Tanaman

Dewasa ini pertanyaan terhadap sesuatu yang belum diketahui maknanya selalu diarahkan ke Google. Entah itu sebuah penjelasan, tokoh, kota, teori, politik bahkan hal-hal yang menyangkut percintaan sering meminta petunjuk ke Mbah Google. Google seakan menjadi sumber semua jawaban, jawaban yang dengan gampang kita temukan dari gawai yang kita punya.  Namun, di pergaulan saya ada sumber jawaban lain jika itu menyangkut tentang tanaman, sumber jawaban itu bukan sebuah mesin pencarian tapi seseorang yang bernama Zaenal.

Saya pertama mengenal Kak  Enal (panggilan akrab Zaenal) dalam sebuah pendakian, kesan pertama saya orang ini punya pengetahuan yang luas tentang gunung. Saat itu tidak banyak tanda-tanda yang menunjukkan adalah ia seseorang yang tahu banyak tentang tanaman. Barulah ketika telah cukup lama mengenal Kak Enal, saya tahu kalau pengetahuannya tentang tanaman melebihi semua orang yang saya pernah kenal.  Tidak salah teman-teman menjadikan Enal sebagai sumber jawaban atas pertanyaan-pertanyaan menyangkut tanaman.

Pengetahuannya tentang tanaman juga tertuang di blognya enalgattuso08.wordpress.com, blog ini telah ditumbuhi banyak tanaman dan mengakar banyak pohon. Tulisan dalam blog Kak Enal bisa dibagi dalam 2 pembagian besar, jalan-jalan dan tanaman. Terhitung mulai bulan November 2012 Kak Enal mulai menulis di blognya, cerita tentang perjalanannya ke gunung, laut, sungai tersebar di arsip-arsip tulisannya. Tentu saja tidak kelupaan tulisan tentang tanaman, tulisannya sangat menarik dibaca karena disertai penjelasan yang rapi tentang suatu bahasan. Lihat saja tulisannya tentang Belajar Akuaponik Bersama sang Idola, meski  Fadly (Vokalis Padi) yang memberikan penjelasan tentang Akuaponik, Kak Enal mampu memberikan penjelasan yang rinci tentang Akuaponik, seseorang yang membaca tulisan itu bisa mempraktekkan membuat Akuaponik setelah membacanya. Bagi saya Kak Enal seperti Kamus tanaman berjalan.

Saya sepakat dengan review Daeng Gassing untuk Kak Enal, tampilan blognya terlalu sederhana. Tidak ada warna selain header atau gambar-gambar pada tulisan, kontras dengan betapa  hijau tulisan-tulisannya di blog. Kak Enal punya bahan yang menarik dan banyak untuk ditulis, meski seperti yang saya bilang dari awal, secara garis besar tulisannya bisa dibagi dalam dua hal ; Perjalanan dan tanaman. Menurut saya Kak Enal perlu menambahkan menu di Header untuk dua hal tersebut, agar memudahkan pencarian. Jika boleh mengandaikan, blog Kak Enal seperti buah Matoa, kelihatan sederhana namun memiliki cita rasa yang kaya.

”Jadikan Duniamu, Duniaku, Dunia Kita Menjadi Hijau”

“Zainal Abidin, Enal”

*Tulisan ini sebagai bagian dari tugas di Kelas Menulis Kepo, #BakuSekam (baku tulis Senin Kamis), tugas ini adalah review blog sesama murid Kelas Menulis Kepo dengan menggunakan interval waktu senin – kamis, kamis seni

Ada Go-Box di Makassar

Pernah rasakan pindahan rumah? Saya pernah, 7 kali malah. Saya pernah menulis tentang pengalaman itu dengan judul Nomaden Manusia modern, namun saya tidak menceritakan bagaimana repotnya pindahan.

Gara-gara Go-Box hadir di Makassar, saya kepikiran untuk membagi cerita tentang repotnya pindahan rumah. Kerepotan tentu saja karena memindahkan barang membutuhkan energi, waktu dan alat untuk memindahkannya.

Pindahan rumah tidaklah seserdehana kelihatannya, pindah berarti meninggalkan. Meninggalkan segala kenangan yang pernah terjadi di rumah sebelumnya, meninggalkan segala cerita yang terukir, dan selalu saja ada hal berat yang dirasakan saat pindah rumah. Berat karena akan memulai dari awal, berat karena ada banyak lemari, kasur, sofa, yang harus diangkat. Huuu

Aah saya masih ingat repotnya negosiasi dengan pemilik kendaraan untuk sewa pick-up di Makassar, kita hanya bisa meraba tarif yang akan dikenakan karena tidak ada tarif standar. Seingat saya saat itu. untuk menggunakan mobil pick-up kita harus menyewanya untuk minimal 2 jam pemakaian, dengan tarif 50.000 rupiah/jam belum lagi fee untuk supirnya yang juga 50.000 rupiah/jam. Hitungan kasarnya berarti biaya yang dibutuhkan sekira 200.000 rupiah.

Kalaupun tidak ingin menggunakan jasa supir juga boleh, istilahnya lepas kunci. Dengan syarat tanggung semua resikonya, jika lewat dari waktu yang disepakati akan dikenakan charge 25.000 rupiah/jam. Harus tanggung bensin sendiri, dan bensin yang diberikan hanya satu garis mungkin juga kurang.

Go-Box Hadir di Makassar

Sayang sekali Go-Box di Makassar baru ada sekarang ini, dan saya baru tahu itu ketika mengikuti acara Go-Box Meet Makassar Blogger yang diadakan oleh PT. Go-Jek Indonesia di Toast Café pada Minggu 29 Januari 2017. Padahal Go-Box di Makassar sudah ada sejak 4 bulan lalu, atau tepatnya bulan oktober 2016. Seandainya Go-Box ada di tahun 2008 ketika saya pindah untuk pertama kalinya, mungkin saya tidak perlu lagi repot-repot negosiasi dengan pemilik pick-up.

Dari penjelasan Mbak Veny selaku Brand Activation Manager Bussines Unit Go-Box dan Go-Send di Makassar yang tergabung dalam Go-Jek Logistic, tarif untuk menggunakan Go-Box sangat transparan. Sama seperti fasilitas Go-Jek lainnya, semisal Go-Ride, Go-Car, Go-Food, di Go-Box akan langsung tertera tarif yang dikenakan sesuai dengan pilihan armada dan jarak tempuh. Jadi sebelum booking, kita sudah bisa tahu berapa biaya yang diperlukan.

Armadanya pun ada beberapa macam yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan kantong. Selain itu kita tidak perlu lagi ke luar rumah mencari pangkalan pick up, karena semua bisa dilakukan dari smartphone, dunia sudah ada di genggaman kawan. Ini piihan armadanya :

  • Pickup Bak, armada ini bisa menampung barang dengan dimensi 200 x 130 x 120, dengan maksimal berat 1000 Kg. Kalau untuk mahasiswa barangnya tidak terlalu banyak, armada ini cocoklah. Harganya pun cukup terjangkau hanya Rp. 7500/Km dengan tarif minumun Rp. 127.000
  • Pickup Box, tarifnya sama dengan pickup bak (Rp. 7500/Km), daya tampung maksimun 1000 Kg tapi dengan dimensi yang lebih luas sedikit (200 x 130 x 130) dan tertutup, dengan tarif minimun Rp. 182.000. Barang-barang yang diangkut lebih aman dari debu, hujan dan fitnah, loh?
  • Truk Engkel Bus, kalau misalnya barang yang diangkut lumayan besar dan berat bisa menggunakan armada ini. Truk ini bisa mengangkut beban maksimal hingga 2000 Kg, dengan dimensi 300 x 160 x 130. Tarif per Km Rp. 9000 dengan tarif minimun Rp. 277.000.
  • Truk Engkel Box, armada ini adalah hasil gabungan dari pickup box dan engkel bak, namun dengan dimensi yang lebih luas yaitu 300 x 160 x 160 dengan beban maksimal 2000 Kg. Armada ini cocok dipakai event organiser, wedding organiser untuk loading barang-barang yang banyak. Tarif minimum Rp. 297.000 dan Rp. 9.500 untuk per Km selanjutnya.

Tarif minimun (untuk 5 Km pertama) yang dikenakan juga sudah termasuk pembayaran tol, biaya parkir, biaya loading dan unloading oleh driver. Kalau butuh jasa angkut tambahan, misalnya karena barangnya sangat banyak Go-Box juga punya shipper Situs Judi Slot Online Gampang Menang 2022 (istilah kerennya kernet), kita tinggal request saja extra features di aplikasi (biaya Rp. 50.000/shipper). Kita sisa duduk manis, minum teh dan voila pindahan pun beres.

Driver Go-Box tetap akan membantu kita mengangkat barang, namun dalam batas wajar. Jika barangnya banyak dan berat-berat sebaiknya memakai jasa shipper, karena driver Go-Box adalah mitra kita.

Order Go-Box juga bisa sistem booking untuk penggunaan maksimal 24 jam ke depan, jadi bisa order hari ini untuk dipakai besok. Kalau-kalau takut kehabisan driver kan, jadi sisa mengatur waktu penjemputan di aplikasi. Eits tunggu dulu masih banyak hal yang ditawarkan Go-Box.

Mulai dari video hingga slide presentation Mbak Veny menjelaskan segala hal yang perlu kami ketahui tentang Go-Box, saya memperhatikan sambil makan dengan seksama. Saya berdecak kagum sambil mengunyah bakara’ (sukun goreng) dengan inovasi Go-Box ini. Salah satunya adalah ada asuransinya.

Cukup membayar premi 2.000 rupiah untuk asuransi hingga 10 juta rupiah, ada pilihan juga untuk besaran premi dan lingkup asuransi yang diinginkan hingga 500 juta rupiah. Oh iya asuransi Go-Box kerja sama dengan Tokio Marine, kelompok perusahaan asuransi tertua di Jepang yang berdiri sejak 1879. Di Indonesia Tokio Marine sudah dapat ijin dari Menteri Keuangan Republik Indonesia pada tanggal 29 Oktober 2012.

Mulut saya masih mengunyah, namun kali ini ubi goreng yang memenuhi mulut. Mbak Veny melanjutkan penjelasan tentang Go-Box. 15 titik, samar terdengar suara Mbak Veny gara-gara sibuk mengunyah. Saya kemudian bertanya kepada teman di samping saya, 15 titik itu maksudnya apa? Setelah dijelaskan saya pun mengakui inilah layanan Go-Box yang paling hebat.

Go-Box di Makassar bisa menjadi solusi online shop atau UKM, karena sekali order bisa untuk 15 titik pengantaran. Keren ki toh? Biaya? Yah tetap berhitung jenis armada dan jarak tempuh, cukup klik next destination di aplikasi, anda sudah bisa menentukan titik-titik mana saja yang akan dilakukan pengantaran. Di aplikasi juga kita bisa tracking (melacak) keberadaan driver, jadi bisa tahu driver sudah mengantarkan barang atau belum.

Kalau online shop atau UKM, pakai Go-box antar barang, sekali antar bisa menjangkau 15 pelanggan. Bisnis lancar, pelanggan puas, om senang. Eh.

Selain Mbak Veny, ada Pak Salam yang juga bercerita sore itu. Pak Salam adalah salah satu driver Go-Box di Makassar, ia bercerita tentang pengalaman selama menjadi driver Go-Box. Namun saya lebih tertarik memerhatikan pakaian yang ia kenakan.

Pak Salam memakai rompi kuning cerah, di rompi itu tertera nama driver di sebelah kanan dan logo Go-Box di sebelah kiri. Pak Salam juga menggunakan topi kuning dengan tulisan GO-Box. Celana panjang coklat lengkap dengan sepatu kets, kata Mbak Veny beginilah seragam standar driver Go-Box (rompi, topi, celana panjang dan sepatu). Keren lah.

Go-Box bukan hanya solusi pindahan mudah, tapi juga bisa jadi mitra kerja Event Organizer (EO). Untuk EO, bisa kerja sama dengan Go-Box untuk loading barang untuk event yang diselenggarakan, layanan khusus ini disebut Go-Box Pro For Events, bisa lebih praktis dan mudah tentu saja dengan tarif bersahabat.

Ada Voucher diskon 20% untuk Go-Box di Makassar selama bulan Februari ini, cukup masukkan kode voucher PINDAHANKA, mumpung ada diskon yuk di order sist.

Meski sudah 7 kali pindah rumah, saya bisa pastikan masih akan berpindah lagi. Maklumlah yah, rumah sekarang masih kontrakan. Saat waktunya pindahan tiba, saya sudah tahu akan menggunakan apa saat pindahan. kan sudah ada GO-Box di Makassar.

GO-BOX FOR YOUR BIGGER NEEDS

Zumi Zola dan Perawat Yang Tersudut.

Beberapa hari yang lalu (Jumat, 20/1/2017) tiba-tiba sebuah video menjadi viral dan melintas beberapa kali di timeline FB saya, dalam video itu terlihat seorang gubernur marah kepada perawat yang tidur. tak kalah pemberitaan media pun ramai akan hal itu.

Setelah menonton video itu, ada sesak dan sakit hati terasa di dada.

Gubernur Jambi, Zumi Zola melakukan sidak (insfeksi

Zumi Zola marah di RS

mendadak)pada Jumat dini hari di RSUD Raden Mattaher, ia mendapati petugas jaga dan perawat tidur saat tugas jaga. Zumi memukul meja, menendang tempat sampah dan teriak-teriak.

Teman-teman perawat pun bersuara, mereka tidak terima rekan mereka diperlakukan seperti itu, dibangunkan dengan cara yang kasar dan dibentak di depan orang-orang. Mereka memberikan pembelaan melalui social media dengan membeberkan semua jerih yang mereka jalani, mulai dari upah yang kecil, hingga susahnya dinas malam.

Bukannya malah mendapat dukungan masyarakat, tapi justru tambah disudutkan “eh kalau kalian sudah niat jadi perawat yah itu resikonya, jangan tidur kalau agi dinas” bahkan ada yang lebih kasar dan tidak enak dibaca “dasar para perawat makan gaji buta”

begitulah para perawat tersudut.

Bapak Zumi Zola, saya tahu niat anda baik, ingin kinerja perawat lebih baik lagi, terlebih setelah mendapatkan banyaknya keluhan warga terhadap pelayanan di rumah sakit itu. Pertanyaan saya pak, banyak itu berapa? karena setahu saya banyak itu relatif, 10 bisa jadi sedikit kalau pembanding adalah 100, 1 juta bisa menjadi sedikit kalau pembandingnya 1 milyar, begitu juga sebaliknya 10 itu bisa banyak kalau pembandingnya adalah 20.

Berapa banyak keluhan yang masuk terkait pelayanan di rumah sakit itu pak? sudah membandingkan dengan berapa pelayanan yang diterima tanpa keluhan tidak? jangan-jangan baru 5 orang yang mengeluh terus itu jadi data untuk marah, itu cuma jangan-jangan yah pak, ini cuma pertanyaan.

Okelah misalnya bapak memang harus menegur mereka karena dasarnya adalah keluhan masyarakat, dimana anda telah didaulat sebagai penyambung aspirasi masyarakat, tapi apakah harus begitu cara membangunkan mereka pak?

Niat bapak baik, tapi caranya yang salah!

Seumur-umur saya melihat orang dibangunkan dengan cara dibentak adalah ketika ada penggerebekan di kamar kos yang dicurigai ada pasangan tidak sah di dalamnya, dibentak, diseret, dipermalukan.

Pak Zumi Zola, bentakan bukan hal baru bagi kami. Hampir setiap hari kami mendapatkan itu, dari pasien maupun keluarga pasien belum lagi dari pimpinan. Kami sudah kebal dengan bentakan pak. Jiwa kami sudah siap menerima luapan amarah dari siapapun, hati kami sudah kuat dicerca dan dimaki.

Tapi beda lagi kalau kami sementara tidur kemudian dibentak, Kaget pak. Bagaimana sih rasanya kalau sementara enak-enaknya tidur kemudian dibangunkan dengan cara dibentak seperti sedang digrebek? orang Makassar bilang “TABBANGKA”

Tahu tidak pak? Kami tidak pernah benar-benar tidur saat di rumah sakit, karena sedikit-sedikit ada keluarga pasien datang “sus cairan infusnya habis” atau “sus, infusnya macet” Telinga kami sudah peka dengan itu pak, tiap jam tertentu di pagi-pagi buta, kami mau tidak mau harus bangun memberikan Situs Judi Slot Online Cepat Menang obat injeksi kepada pasien pak. Intinya kami sudah terbiasa tidur terganggu, kami cuma tidak biasa dibangungkan dengan cara DIBENTAK!

Dalam video itu kalau saya perhatikan pak, ada 1 orang petugas yang mengaku bahwa dia tidak tidur, lelaki yang memakai jaket, kalau memang benar berarti ada yang siaga pak sementara yang lain istirahat. tapi ya sudahlah yah pak, bapak terlanjur marah nda enak jadinya kalau tiba-tiba ramah, apalagi ada wartawan dengan kameranya mengabadikan momen, bapak harus tampak garang dan tegas.

Kami bekerja dengan manusia pak, di mana tidak boleh ada kesalahan sedikitpun, karena kalau salah tidak ada kalimat “wah salah nih, yuk coba sekali lagi” lu kata bengkel motor? bisa mix and match onderdil kalau nda cocok atau salah tinggal diganti?

Tahu tidak pak, kurang tidur bisa mengurangi konsentrasi? Bapak pernah begadang karena nonton bola mungkin? Kemudian besoknya harus kerja pagi-pagi? Gimana rasanya pak? Linglung bukan, jadi malah sering salah kerja, kalau perawat kurang tidur diminta injeksi pasien bisa bahaya pak, salah obat bisa berabe, bisa mati tuh pasiennya.

Bapak Zumi Zola yang gagah, lain kali jika memang ingin sidak nda usahlah bawa wartawan segala. Banyak orang jadi berpikir bahwa bapak sengaja bawa wartawan supaya bisa pencitraan, saya sedih mendengarnya pak, karena saya yakin bapak tidak demikian, niat bapak baik caranya saja yang salah. Adanya wartawan juga membuat citra kami para perawat jadi jelek se-Indonesia, karena video, artikel yang diunggah viralnya tidak tertahan pak, jadilah kami tersudut dari sudut pandang manapun.

Pak Zumi kalau memang niatnya ingin membina, ada baiknya bapak menegur mereka secara personal. Panggil mereka ke sebuah ruangan tertutup, MARAH sama mereka pak, BENTAK mereka pak, keluarkan semua kata-kata yang tidak pantas kepada mereka karena mereka lalai, tapi jangan di depan kamera atau di depan masyarakat. Karena itu sungguh memalukan dan membunuh karakter kami, sementara bapak banyak mendapatkan jempol di mana-mana. Kami kebagian buruknya.

Pak Zumi Zola, para perawat meninggalkan keluarga mereka untuk bertugas menjaga keluarga lain di rumah sakit, mereka kadang tidak sempat sarapan bersama keluarga atau makan malam bersama keluarga, bahkan ketika weekend pun, mereka kadang harus menelan ludah melihat keluarga lain bertamasya menikmati liburan. Iya pak kami tahu itu resiko pekerjaan, meski mengeluh kami tidak pernah benar-benar menyesali hal itu, tidak pernah menyesali pilihan kami untuk mengambil tanggung jawab merawat keluarga orang lain, merawat Indonesia.

Apakah itu tidak cukup menjadi alasan untuk memperlakukan kami seperti orang lain atau profesi lainnya? Maksud saya kalau salah jangan dibentak dan dimarahi di depan orang , di depan umum, direkam dengan kamera yang kemudian menjadi viral dan membuat kami malu? Apa tidak ada cara lain pak? Tapi memang iya pak, lebih mudah mencari kesalahan daripada mencari pemecahan masalah. Kita semua sering melakukan itu, mencari jalan yang mudah.

Kepada teman-teman perawat, harap bersabar, ini ujian harap bersabar. Kita sudah banyak sekali diterpa masalah dan kita bisa bersabar, untuk sekali ini mari mencoba bersabar lebih keras lagi.

Salam Perawat!