Daftar Kabupaten Penghasil Beras Terbesar Di Indonesia

Bicara Indonesia sebagai negara agraris, pada lazimnya masyarakat tentu tahu kalau segala tempat di Indonesia berpenghasilan di sektor pertanian, utamanya memproduksi padi. Melainkan demikian, tahukah kau kabupaten mana saja yang paling tinggi memproduksi padi?

10 Kabupaten Produksi Beras Tertinggi

Inilah 10 kabupaten di Indonesia sebagai produsen beras tertinggi tahun 2019 menurut hasil penghitungan BPS memakai cara KSA.

 1. Kabupaten Indramayu

 Kabupaten Indramayu berlokasi di Provinsi Jawa Barat, mempunyai luas panen padi 215,731 hektar. Dari luas ini, didapatkan produksi padi 1.376.429,68 ton gabah kering giling (GKG) atau produksi berasnya sebesar 789.657,71 ton.

 2. Kabupaten Karawang

 Kabupaten produksi beras tertinggi kedua masih ditempati oleh kabupaten yang berada di Provinsi Jawa Barat, ialah Karawang. Sama halnya dengan Cianjur, Kabupaten Karawang malah diketahui dengan mempunyai beras yang rasanya khas sehingga menjadi unggulan oleh masyarakat Jabodetabek. Kabupaten Karawang mempunyai luas panen padi 185.807 hektar, didapatkan produksi padi 1.117.814 ton GKG sehingga didapatkan produksi beras 641,290 ton.

 3. Kabupaten Subang

 Posisi ketiga kabupaten produksi tertinggi masih ditempati kabupaten di Provinsi Jawa Barat, Adalah Kabupaten Subang. Kabupaten ini berada diantara Kabupaten Karawang dan Indramayu. Luas panen padi Kabupaten Subang 156.298,50 hektar, produksi padinya sebesar 942.932 ton GKG dan produksi berasnya sebesar 540.960 ton.

 4. Kabupaten Banyuasin

 Kabupaten Banyuasin berlokasi di Provinsi Sumatera Selatan. Kabupaten ini sukses memaksimalkan lahan rawa menjadi lahan persawahan padi yang produktif. Banyuasin mempunyai luas panen padi 208,598 hektar, sehingga produksi padi sebesar 905.846 ton GKG dan produksi beras sebesar 519.684 ton.

 5. Kabupaten Lamongan

Kabupaten Lamongan Provinsi Jawa Timur mempunyai hamparan pertanian yang luas dan pengelolaanya malah memakai pertanian modern. Hamparan persawahanya semacam itu luas, sehingga luas panen padi sebesar 140.463,58 hektar. Dari luas panen ini, didapatkan produksi padi sebesar 839.724 ton GKG dan produksi berasnya sebesar 481.750 ton.

 6. Kabupaten Ngawi

 Kabupaten Ngawi yaitu salah satu lumbung beras di Jawa Timur. Luas panen padinya sebesar 122.500,97 hektar. Dengan luas ini, didapatkan produksi padi 777.190 ton GKG atau produksi berasnya sebesar 445.874 ton.

 7. Kabupaten Bone

 Kabupaten Bone yaitu kabupaten yang terluas di Sulawesi Selatan. Tidak heran luas lahan pertaniannya malah luas sehingga menciptakan Bone sebagai produsen beras tertinggi di Sulawesi Selatan dan menempati posisi ketujuh di tingkat nasional. Kabupaten Bone mempunyai luas panen padi 169.471,29 hektar. Produksi padinya sebesar 772.874 ton GKG atau produksi berasnya sebesar 443.398 ton.

 8. Kabupaten Grobogan

 Kabupaten Grobogan yang berlokasi di Provinsi Jawa Tengah mempunyai luas panen padi 136.209,59 hektar, dengan produksi padi yang didapatkan sebesar 772.521 ton GKG atau produksi berasnya sebesar 443.196 ton. Dari peringkat di atas, Kabupaten Grobogan yaitu produksi beras tertinggi di Provinsi Jawa Tengah.

 9. Kabupaten Sragen

 Kabupaten Sragen Provinsi Jawa Tengah mempunyai luas panen padi 111.569,05 hektar. Adapun produksi padi yang didapatkan 766.012 ton GKG atau produksi berasnya sebesar 439.461 ton.

 10. Kabupaten Cilacap

 Kabupaten Cilacap yang berlokasi di Provinsi Jawa Tengah mempunyai luas panen padi seluas 439.461,26 hektar. Dari luas panen ini, didapat produksi padi sebesar 699.965 ton GKG atau didapatkan produksi beras sebesar 401.570 ton.

Similar Posts