10 Tips Menjaga Hubungan Suami Istri Tetap Harmonis

Guys, tentu berkeinginan dong punya kekerabatan suami istri yang bagus dan langgeng hingga maut memisahkan?

Tentunya, kekerabatan itu patut selalu dirawat tiap hari layaknya tanaman.

Hal ini diperkuat dengan ujaran psikis klinis dari Philadelphia, Seth J. Gillihan, PhD.

“Kebanyakan dari kita baru ‘berprofesi’ dikala kekerabatan telah masuk crisis mode, memberikan perhatian lapang dada cuma dikala ada dilema yang perlu dibetulkan.

Relasi itu seperti taman: Malahan ketika taman menonjol bagus-bagus saja, hama dapat bertumbuh dan merusaknya,” kata Gillihan.

Langsung, bagaimana kiat kekerabatan suami istri yang bagus supaya senantiasa langgeng hingga maut memisahkan?

1. Senantiasa Asumsikan yang Terbaik

Kiat kekerabatan suami istri yang bagus pertama yaitu senantiasa berpikiran positif.

Namun, terlepas dari apakah Guys seorang yang berpikiran positif atau tak, kadang-kadang ada saja sikap pasangan yang membikin kita sakit hati atau tersinggung.

Meski, suami Guys belum tentu punya niat untuk membikin Guys sakit hati.

“Apalagi sekiranya kita telah dalam situasi dongkol, hal setipis rambut saja dapat kita anggap salah dan buruk,” sebut Gillihan.

Jadi, Gillihan memberi masukan, cobalah pada pagi hari katakan pada diri Guys sendiri bahwa,

“Hari ini, aku akan berupaya bersikap seramah mungkin kepada apa saja yang aku hadapi.”

Berdasarkan Gillihan, mentalitas ini memberikan kebebasan untuk menyelesaikan diri sendiri.

Kecuali itu, dapat memberikan model pada pasangan untuk mengerjakan hal yang sama.

2. Berhenti Memakai Kata “Harusnya”

Berdasarkan Gillihan, kata “harus” dapat jadi yaitu kata terburuk dalam hal kekerabatan.

“Ini mewujudkan rasa ketidakadilan, bahwa sesuatu patut berbeda dari apa adanya,” ujar Gillihan.

Karena, umumnya kata “harus” ini meniru kata-kata yang cocok harapan pribadi dan terkesan egois, bukan kebenaran yang sebetulnya.

Ketimbang melontarkan kata-kata, “Kau harus pulang lebih kencang, dong!” mengapa tak mengaplikasikan kata-kata,

“Saya mau kau dapat pulang lebih permulaan agar kita dapat berduaan lebih lama.”

Ketimbang melontarkan kata-kata,

“Kau harus buang sampah! Lihat tuh, telah menumpuk,” pakai saja kata-kata,

“Bisakah kau menolongku untuk buang sampah?” Lebih sedap didengar bukan, Guys?

3. Saling Memperdengarkan

Mungkin selama ini Guys telah merasa memperdengarkan pasangan, apakah Guys benar-benar telah memperdengarkan dan paham?

Memperdengarkan di sini bukanlah perkara “yang satu berdiskusi dan yang satu tak.”

Memperdengarkan yaitu cara kerja Guys dapat membisu dan memperdengarkan perasaan pasangan.

Kemudian, mencoba paham dan konsisten membuatnya nyaman.

Diinfokan dari ungkapkan perasaan kita pada pasangan.

Berikan pertanyaan dan dengarkan jawabannya.

Jika kita sedang jengkel, kasih tahu pada suami, jangan hingga suami menebak-nebak sendiri.

Mengobrol mengenai dilema berfungsi membangun kepercayaan dan membikin kekerabatan suami istri yang bagus dan lebih kuat.

Tak cuma berkomunikasi mengenai dilema, jangan lupa sampaikan pada suami sekiranya ia mengerjakan sesuatu yang membikin Guys berbahagia.

4. Jadi Partner dalam Kehidupan Sehari-hari

Adakalanya, sebab banyak sekali kesibukan, Guys dan pasangan acap kali lupa memerankan peran “suami-istri.”

Umpamanya saja, sebab Sis kelelahan dan lupa mencium Guys ketika pulang.

Atau ketika Guys kewalahan dengan mengurus si kecil-si kecil, jadi lupa menyiapkan makan siang Sis.

Dikala Guys dan Sis tahu situasi akan menjadi sibuk, sebaiknya kasih tahu satu sama lain.

Umpamanya, ketika Sis ada banyak profesi di kantor, Sis dapat memberi tahu Guys sebelumnya.

“Saya akan betul-betul sibuk semingguan ini di kantor, kaprah-kaprah apa yang dapat saya tolong ketika ini?”

Dengan memberi tahu lebih dahulu, Guys dan Sis jadi dapat mengendalikan ulang jadwal untuk menghabiskan waktu bersama.

Umpamanya dengan sarapan bareng sebab telah pasti tak dapat makan malam bersama.

Metode ini membikin kekerabatan suami istri yang bagus dan akan menjadi lebih hangat serta penuh pengertian.

5. Senantiasa Mengecek Situasi Pasangan

Percayalah Guys, sebaik apa saja Guys mengetahui pasangan, tak pernah ada yang tahu apa isi hati seseorang.

Demikian juga dengan Sis.

“Jadi jangan mau sekiranya pasangan tahu segalanya perihal isi hati kita.

Suami istri tak akan melalui banyak drama jika kita dapat mengungkapkan pikiran kita pada pasangan,” sebut dr. Chloe Charmichael, PhD, psikolog klinis di New York City.

6. Saling Menghormati Satu Sama Lain

Saling menghormati yaitu pilar pernikahan yang berbahagia.

Malahan ketika Guys naik pitam, ekspresikan diri kita via rasa hormat.

Rasa hormat memungkinkan kita untuk menghindari keadaan di mana salah satu pasangan merasa bahwa setengah lainnya memanipulasi dan menekan mereka.

Berkompromi satu sama lain juga ialah hal yang esensial dalam kekerabatan.

Sebab kekerabatan akan berjalan dengan bagus dikala “give and take” berjalan dengan bersamaan.

Guys atau Sis tak perlu menyerah untuk menggapai mimpi dikala telah menikah.

Walaupun pernikahan membikin tujuan hidup berubah, kekerabatan yang bagus pasti mempunyai kompromi yang bagus.

Pasangan yang bagus akan menyokong pasangannya untuk meraih mimpinya.

Jadi, pastikan komunikasi lancar senantiasa terjalin supaya tak ada kesalahpahaman yang terjadi di kemudian hari.

7. Jangan Membanding-bandingkan Pasangan

Jangan membandingi pasangan kita dengan suami dan istri orang lain, terpenting seseorang di website jejaring sosial seperti Instagram atau Facebook.

Ini berlaku dalam pikiran kita dan dengan lantang.

Ingatlah bahwa orang acap kali kali memilih untuk tak menampilkan realitas mereka melainkan ilustrasi kehidupan dan kekerabatan yang mereka inginkan.

Jadi, dikala suami lain menghujani wanita mereka dengan karangan bunga, membawa mereka ke resto mahal, atau membelikan mereka hadiah, kemungkinan besar itu salah.

Sekalipun demikian, itu tak berarti bahwa pasangan hal yang demikian berbahagia.

8. Konsisten Bugar dan Jaga Diri Kita

Jagalah senantiasa diri Guys sendiri. Pernikahan yang berbahagia yaitu perihal seks yang bagus.

Orang menyenangi memperhatikan apa yang menarik, termasuk suami.

Jadi, Guys patut konsisten bugar dan sehat.

Pikirkan perihal penampilan kita ketika berada di depan pasangan, malah di rumah.

Karenanya, penting bagi suami atau istri untuk senantiasa memerhatikan dan menjaga penampilan.

9. Maaf Dapat Buat Langgeng Relasi Suami Istri

Tak ada manusia yang total.

Kita segala pasti membikin kekeliruan.

Relasi apa malahan pasti akan membawa kesalahpahaman dan luka di antara pasangan.

Oleh karena itu, coba untuk saling memberi maaf.

Pengampunan yaitu kebajikan yang cukup kompleks, melainkan penting dalam pernikahan.

Jika pasangan belum melaksanakannya, mulailah dari diri sendiri, Guys.

Jadi, jangan gengsi, ya!

Saat membikin kekeliruan, usahakan senantiasa meminta maaf dan perbaiki atau seketika dapatkan solusinya.

Jikalau pasangan tak dapat saling memberi maaf satu sama lain, seiring waktu, kekerabatan itu akan roboh di bawah bobot keluhan yang menumpuk.

10. Kata Kasar dan Perceraian Melonggarkan Relasi Suami Istri

Cobalah untuk menghindari frasa, seperti

“Jikalau ini terus terjadi, lebih bagus kita berpisah.”

Jangan pernah menyuarakan kata “perceraian”.

Jikalau Guys akan mengatakannya, bersiaplah pergi dan menemui advokat.

Jangan menarik kembali kata-kata yang telah dikeluarkan sebelumnya dengan kata-kata,

“Aku tak serius.” Kenapa? Sebab dapat jadi sebab emosional, suami malahan mengiyakan kata-kata yang kita keluarkan.

Ungkapan seperti itu, yang acap kali dinyatakan dalam kemarahan, tak dilupakan.

Malahan sesudah Guys berbaikan, itu cuma akan meningkatkan kemungkinan perceraian yang sesungguhnya.

Similar Posts