8 Kewajiban Anak Terhadap Orang Tua

Seorang si anak dilahirkan ke dunia dan dibesarkan dengan penuh beri sayang dari kedua orang tuanya. anak menjadi anugerah dan kebahagiaan bagi sepasang suami istri, sehingga mereka dengan sepenuh hati akan mengasuh si anak sampai mereka tumbuh dewasa dan menjadi orang berhasil.

Melainkan, tak cuma orang tua saja yang mempunyai keharusan untuk memberikan cinta dan beri terhadap si anak mereka. Tiap-tiap si anak juga mempunyai keharusan kepada orang tua, sedangkan apa saja yang dijalankannya tak dapat membalas kebaikan orang tua.

Malah sedangkan telah dewasa, mandiri dan berhasil, si anak semestinya konsisten melaksanakan keharusan-keharusannya sepanjang hayat hidup orang tua. Lalu apa saja keharusan si anak kepada orang tua yang semestinya dikerjakan? Yuk, kenal dan pahami keharusan si anak terhadap orang tua berikut ini.

1. Taat Terhadap Orang Tua

Seruan untuk taat dan mematuhi instruksi orang tua sudah tertuang dalam QS al-Isra’ ayat 23. Bahwasanya Allah memerintahkan umat-Nya untuk bertindak bagus terhadap ibu dan bapak. Dalam surat hal yang demikian juga menceritakan larangan si anak menghardik keduanya.

Dibeberkan juga dalam QS Luqman ayat 14 bahwa seorang si anak seharusnya berbakti dan bertindak bagus terhadap orang tuanya, secara khusus ibunya yang sudah mengandung dan menyusuinya sampai berusia dua tahun. anak diwajibkan mematuhi instruksi orang tua selama bukan instruksi untuk bertindak maksiat atau dosa.

Taat dan berbakti terhadap orang tua artinya melaksanakan perbuatan-perbuatan yang bisa membikin keduanya bersuka cita, bukan cuma sekedar menghormatinya saja. Malah kendati mereka bukan orang muslim, tetapi seorang si anak konsisten seharusnya untuk berbakti selama masa hidupnya.

2. Langsung Datang Saat Dipanggil

Langsung mendatangi bapak atau ibu dikala dipanggil ialah salah satu bentuk mematuhi instruksi dan menghormati orang tua. Seringkali aktivitas membikin kita lupa dan malah malas kalau semestinya datang ketika dipanggil. Tak sedikit juga yang berkata “ah” dikala dipanggil atau disuruh oleh bapak dan ibu.

Melainkan, ketahuilah bahwa Allah sudah memerintahkan kita untuk menghormati kedua orang tua. Salah satunya dengan langsung mendatangi mereka ketika dipanggil sedangkan kita sedang sibuk atau melaksanakan sesuatu. Tundalah sejenak, sebenarnya Allah betul-betul mencintai seorang si anak yang tunduk terhadap orang tua mereka.

3. Menafkahi Orang Tua Kalau Sanggup

Di usianya yang lambat laun kian renta membikin ayah dan ibu kita makin susah untuk berprofesi dan menciptakan uang. Disinilah keharusan kita sebagai seorang si anak yang semestinya menafkahi orang tua sekiranya kapabel.

Firman Allah SWT dalam QS Al-Baqarah ayat 215 menerangkan bahwa hendaknya seorang si anak memberikan nafkah terutama dulu terhadap orang tua mereka sebelum menafkahkan hartanya ke orang lain (sedekah). Orang tua mempunyai hak atas harta yang dimiliki oleh buah hatinya kalau memang si si anak diberi kecukupan.

Kendati orang tua masih kapabel berprofesi, tetapi sebaiknya sebagai seorang si anak konsisten memberikan beberapa dari penghasilannya untuk orang tua. Mengenai keharusan si anak terhadap orang tua ini juga ditunjukkan via HR Admad, Abu Dawud dan Ibnu Majah bahwasanya Kau dan hartamu yaitu milik ayahmu.

4. Merawat Orang Tua

Seiring bertambahnya umur, ayah dan ibu kita akan kian tua dan renta serta gampang sakit-sakitan. Sebagai seorang si anak kita diharuskan untuk merawat mereka yang telah tak kapabel lagi merawat diri sendiri.

Rasulullah SAW bersabda bahwa seseorang yang tak merawat kedua orang tuanya dikala telah renta termasuk orang merugi dan tak masuk surga (HR Muslim). Besar pahala yang akan didapat oleh si anak-si anak berbakti yang dengan sepenuh hati dan bersabar dalam merawat kedua orang tuanya.

5. Berdiskusi dengan Santun dan Lembut

Berdiskusi dengan santun terhadap orang tua bukan cuma sopan santun, tetapi juga keharusan yang semestinya senantiasa dikerjakan. Hindari berdialog dengan nada tinggi yang menyinggung dan menyakiti hati. Dengan membiasakan diri berdialog yang santun dan lembut di rumah juga akan membikin kau terbiasa bicara dengan bagus dikala di luar.

Melainkan memang sesekali kita merasa jengkel, kecewa atau murka. Alih-alih menghardik dan mengeluarkan kata-kata tak sesuai, cobalah biasakan untuk tabah dengan membisu terutama dulu. Tunggu hingga kondisi dingin dan kalau perlu sampaikan dengan bagus maksud kau sesungguhnya yang mungkin sudah membikin salah mengerti di mata orang tua.

Oh iya, keharusan  berdialog dengan santun ini juga semestinya dipakai ketika mengirim pesan singkat via SMS atau chat. Tanpa disadari banyak diantara si anak muda yang cenderung asal-asalan ketika membalas pesan dari orang tua. Yuk, biasakan bicara dengan bagus. Kecuali menyenangkan hati orang tua, kau juga akan menerima pahala loh.

6. Menghindari Sesuatu yang Tak Disukai Ortu

Tiap-tiap orang tua senantiasa berupaya dan mengharapkan apa yang terbaik untuk si anak-si anak mereka. Tak sedikit juga yang bersifat terlalu melindungi terhadap si anak demi kebaikan, semisal tak boleh pulang lebih dari jam 7 malam, tak boleh bepergian jauh tanpa dampingan orang dewasa, dan lain-lain.

Kita sebagai si anak berkewajiban untuk mematuhi instruksi hal yang demikian dengan tak melaksanakan apa yang tak disukai orang tua. Malah dalam hadist juga telah dipersembahkan bahwa restu Allah tergantung restu orang tua, semacam itu juga dengan murkanya Allah tergantung dengan murkanya orang tua.

7. Mendoakan Kebaikan Dunia dan Akhirat

Keharusan si anak lainnya ialah semestinya berdoa untuk kebaikan kedua orang tuanya, bagus di dunia ataupun akhirat. Malah sedangkan mereka telah meninggal, si anak seharusnya senantiasa mendoakannya supaya ditempatkan di sisi Allah SWT.

8. Menjaga Nama Baik

anak semestinya menjaga nama bagus bapak dan ibunya, secara khusus dikala berinteraksi dengan dunia luar. Hindari mendiskusikan keburukan orang tua, menyebarkan terhina keluarga dan hal-hal yang sifatnya negatif perihal mereka. Jadilah seperti baju bagi keduanya, yaitu dengan menutupi apa yang sepatutnya tak diperhatikan oleh orang lain.

Telah banyak loh cerita-cerita riil perihal seorang si anak yang dalam hidupnya senantiasa berbakti terhadap orang tua. Mereka bahkan juga hidup dalam kebarokahan, dilimpahkan rezeki serta senantiasa diberikan keselamatan.

Karenanya dari itu, pahami dan terapkan sebagian keharusan si anak kepada orang tua seperti telah kami sebutkan di atas.

Similar Posts