Akhirnya Crazy Rich Medan Indra Kenz Diperiksa Polisi

Kuasa regulasi korban Binomo, Finsensius Mendrofa mengapresiasi Bareskrim Mabes Polri yang sudah memastikan Indera Kenz sebagai tersangka kasus binary option melewati aplikasi Binomo. Dengan ditentukannya Indera Kenz, dia mengeklaim, kepercayaan publik kian meningkat terhadap Polri.

“Cara penetapan tersangka dan penahanan ini cuma memerlukan 22 hari semenjak kami melapor tanggal 3 Februari 2022, luar umum apresiasi yang sungguh-sungguh tinggi,” ujar Finsensius dalam keterangannya, Jumat (25/2/2022).

Kecuali itu, penetapan tersangka Indera Kenz juga meningkatkan kepercayaan diri para korban yang sempat mengalami gangguan psikis dan mental. Pihaknya mendukung aset seketika disita dan ditulusuri segala aliran dana bagus terhadap rekan bisnis dan keluarga Indera Kenz.

Lanjut Finsensius, yang dipertaruhkan sungguh-sungguh besar di sini, dengan ditentukan Tersangka dan Dibendung karenanya sindikan binary option ini tak menjalankan aksinya lagi dan tak memunculkan korban baru. Dia mendukung segala afiliator wajib dicokok dan dibendung.

“Kami sebagai kuasa regulasi telah menjalankan upaya optimal dengan pembuktian tindak pidana. Tata sebagai panglima,” ungkap Finsensius.

Sebelumnya, penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri legal memastikan Indera Kenz sebagai tersangka tindak pidana judi online dan atau penyebaran kabar dusta melewati media elektronik dan atau pembohongan tindakan curang dan atau tindak pidana pencucian uang (TPPU). Penetapan itu dilaksanakan sesudah penyidik mengantongi sejumlah barang bukti.

“Sesudah gelar perkara, penyidik memastikan saudara IK (Indera Kenz) sebagai tersangka. Sudah ditentukan sebagai tersangka penyidik menjalankan penangkapan dan akan seketika menjalankan penahanan,” ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Ahmad Ramadhon dalam keterangannya, Kamis (24/2/2022).

Adapun sejumlah alat  bukti yang sudah diamankan yakni akun YouTube milik yang bersangkutan (Indera Kenz) dan bukti transfer. Dalam kasus ini, Indera Kenz dijerat dengan Pasal 45 ayat 2 juncto Pasal 27 ayat 2 UU ITE. Lalu, Pasal 45 ayat 1 juncto 28 ayat 1 UU ITE, Pasal 3 UUD Nomor 8 Tahun 2010 seputar Penegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Kemudian juga dijerat Pasal 5 UUD 8 tahun 2010 seputar TPPU, Pasal 10 UUD Nomor 8 Tahun 2010 seputar Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang, serta Pasal 378 KUHP Juncto pasal 55 KUHP. “Ancaman sanksi kepada yang bersangkutan 20 tahun penjara,” tegas Ramadhon.

Tapi kemarin, kuasa regulasi Indera Kenz, Wardaniman Larosa menyangkal bahwa kliennya sudah ditentukan sebagai tersangka dalam kasus binary option melewati aplikasi Binomo.

“Indera Kenz belum tersangka, kabar yang beredar diduga hoaks, bahwa klien kami masih belum ditentukan sebagai tersangka,” tegas Wardaniman terhadap awak media, Kamis.

Wardaniman menerangkan, sampai dikala ini kliennya masih menjalani pemeriksaan sebagai saksi. Karenanya dengan demikian, kata ia, penyidik belum menetapkan status regulasi berikutnya Indera Kenz.

“Dikala ini masih sedang berlangsung diperiksa sebagai saksi di Bareskrim,” jelas Wardaniman.

Similar Posts