Penyebab Seseorang Terlambat Menikah

3 minutes, 9 seconds Read

Undangan pernikahan mulai berdatangan dari sahabat-sahabat seusia Anda. Walaupun dikala itu Anda sedang jomblo dan belum memikirkan level berikutnya dari kehidupan. Melainkan, pertanyaan orang-orang sekitar seperti “Kapan giliran kau yang menikah?” atau “Kapan undangan pernikahan dikirim ke rumah?” tak dapat kita hindari.

Wajib kita sadari, bahwa tak segala orang mempunyai pandangan pernikahan yang sama. Ada yang memilih untuk menikah di umur muda atau memilih menikah di umur tua. Pada walhasil, segala bertumpu terhadap perasaan dan kesiapan diri sendiri serta kesiapan dari pasangan Anda. Jadi tak usah terlalu memperdengarkan perkataan orang lain mengenai opsi Anda.

Inilah sebagian petunjuk yang mengindikasikan Anda memilih untuk menikah di umur yang lebih mapan diinformasikan dari lifespan:

1.    Belum mengetahui diri sendiri

Pendapat orang berubah seiring dengan waktu masih menjadi polemik. Melainkan, kenyataannya saat Anda di umur 20an, Anda tak tahu apakah Anda cukup bagus untuk bermufakat dengan pasangan untuk selamanya. Jadi, kalau Anda mengatakan bahwa Anda perlu untuk tumbuh dan menjadi dewasa secara emosi, karenanya ini menjadi petunjuk bagus untuk lebih mengetahui diri sendiri.
Dikala Anda merasa telah mengetahui diri sendiri dan mengenal apa yang Anda inginkan di kehidupan. Karenanya pada dikala itulah Anda siap untuk menikah dengan pasangan dan berbagi kehidupan yang cantik bersama-sama.

2.    Belum stabil secara finansial

Tak dapat kita pungkiri, keuangan yaitu hal yang penting dalam pernikahan kecuali perasaan kita kepada pasangan. Ya, mungkin kita percaya diri dan merasa siap untuk membahagiakan pasangan dan membangun keluarga. Jikalau Anda merasa belum siap secara finansial untuk memenuhi keperluan dasar pribadi Anda, terang Anda belum siap untuk mensupport diri Anda dan keluarga masa depan secara finansial.

3.    Masih banyak aspek kehidupan yang semestinya Anda eksplorasi

Pada umur 20-an, Anda berada di masa-masa yang mempunyai keingintahuan yang tinggi. Anda mempunyai harapan untuk mengeksplorasi dan menerima berjenis-jenis variasi pengalaman baru. Sehingga Anda merasa belum siap untuk menikah. Jikalau Anda merasa bahwa tak ada yang lebih kuat dari kebebasan yang Anda miliki, ada kemungkinan Anda memilih tak menikah di umur muda.

4.    Anda tak memikirkan mengenai pernikahan

Jikalau Anda mempunyai keraguan perihal pernikahan atau Anda belum menemukan pentingnya arti pernikahan, karenanya Anda akan cenderung menikah nanti. Ketika Anda memikirkan bahwa mempunyai relasi dengan pasangan untuk seumur hidup yaitu hal yang terlihat angker, karenanya ini menjadi petunjuk bagi Anda untuk memahami pernikahan sebelum melaksanakannya. Tenangkan diri Anda dan sisihkan waktu untuk memikirkan apakah hidup Anda akan menjadi lebih bagus sesudah menikah atau kalau Anda masih nyaman untuk sendiri.

5.    Anda mempunyai permasalahan mempercayai orang lain

Dalam hidup, ada saatnya pengalaman yang buruk dalam relasi memberi pengaruh diri kita dalam mempercayai orang lain. Dikala Anda senantiasa berhati-hati dan tertutup saat berinteraksi dengan orang lain, kemungkinan besar Anda tak akan berubah selain Anda menginginkannya. Banyak orang mengalami permasalahan kepercayaan ini sesudah tersakiti di relasi sebelumnya di mana Anda terlalu mempercayai pasangan. Pengalaman hal yang demikian membikin Anda tidak mau menjalin relasi baru, sebab secara emosi Anda tak dapat mempercayai pasangan.

6.    Memerlukan privasi dan waktu untuk diri sendiri

Tiap orang pasti memerlukan waktu untuk diri sendiri. Melainkan saat Anda terus-terusan merasa Anda lebih bagus sendiri, karenanya akan susah bagi Anda untuk membangun relasi dengan pasangan. Anda tak menyenangi diganggu dikala berprofesi, bersantai, atau dikala sedang keluar bersama sahabat. Jikalau ini yang Anda rasakan, karenanya hal ini mengindikasikan Anda untuk belajar menjadi orang yang dapat berhasil dan bersuka ria dalam pernikahan.

7.    Kesusahan untuk menemukan pasangan

Tak segala orang merasa gampang untuk menemukan pasangan. Ada orang yang malu. merasa dirinya tak special, dan berdaya upaya calon pasangan lebih bagus dari Anda. Jikalau Anda mengalami hal ini kemungkinan Anda mempunyai permasalahan kepada kepercayaan diri. Karenanya yang semestinya Anda lakukan yaitu membangun kepercayaan diri Anda baru berupaya menemukan pasangan yang dapat memahami diri kita.
Karenanya, tak ada yang salah dengan opsi dari diri sendiri untuk menikah di umur yang berdasarkan kita ideal. Sebab cuma kita yang mengenal kesiapan diri sendiri dan pasangan.

Similar Posts