Korban Tewas Gempuran Rusia ke Mal Ukraina Bertambah Jadi 6 Orang

1 minute, 36 seconds Read

Petugas pemadam kebakaran memeriksa reruntuhan pusat perbelanjaan di Kiev, Ukraina yang dilanda pengeboman saat invasi Rusia berlanjut (Ministry of Internal Affairs of Ukraine Press Service via AFP)
Kiev – Sedikitnya enam orang tewas akibat gempuran terhadap sebuah pusat perbelanjaan atau mal di Kiev, ibu kota Ukraina, saat invasi Rusia berlanjut. Petugas penyelamat masih memeriksa reruntuhan gedung untuk mencari korban lainnya.
Seperti dilansir AFP, Senin (21/3/2022), laporan jurnalis AFP yang ada di lokasi melaporkan bahwa enam jenazah tergeletak di depan pusat perbelanjaan Retroville di Kiev sebelah barat utara pada Senin (21/3) waktu setempat.

Korban Tewas Gempuran Rusia ke Mal Ukraina Bertambah Jadi 6 Orang

Gedung pusat perbelanjaan 10 lantai itu dilanda ledakan kuat pada Minggu (20/3) malam yang menghancurkan kendaraan-kendaraan yang ada di area parkir dan memicu sebuah kawah selebar beberapa meter di lokasi.

Gedung pusat perbelanjaan itu masih berasap pada Senin (21/3) pagi waktu setempat. Semua bagian selatan gedung itu hancur, begitu juga dengan pusat kebugaran yang ada di area parkir.

Baca juga: Untuk Pertama Kalinya, Rusia Gunakan Rudal Hipersonik Canggih di Ukraina

Potongan logam dan puing-puing bangunan tersebar di area sejauh ratusan meter, dengan petugas pemadam kebakaran dan tentara terus mencari korban.

Laporan jurnalis AFP menyebut ledakan besar mengguncang kota pada malam hari dan api terlihat berkobar di gedung pusat perbelanjaan tersebut.

Dinas urusan darurat Ukraina menuturkan via Facebook bahwa ‘gempuran musuh’ telah menyebabkan kebakaran di beberapa lantai pusat perbelanjaan dan membakar beberapa mobil yang diparkir. Sebutan ‘musuh’ biasa digunakan Ukraina untuk menyebut pasukan Rusia.

Rekaman kamera keamanan di lokasi kejadian menunjukkan ledakan besar dan kepulan asap berbentuk jamur di lokasi, yang diikuti rentetan ledakan lebih kecil. Beberapa video lainnya yang dirilis dinas urusan darurat menunjukkan sejumlah petugas pemadam kebakaran menarik seorang pria dari reruntuhan.

Para tentara yang dikerahkan ke lokasi melakukan pemblokiran dan meminta para jurnalis untuk menjauh, sembari memperingatkan bahaya ledakan lebih lanjut.

Beberapa warga sekitar yang jendela rumahnya pecah akibat ledakan menuturkan mereka melihat sebuah peluncur roket portabel di dekat pusat perbelanjaan sekitar beberapa hari sebelumnya. Belum ada komentar dari pihak Rusia terkait hal ini.

Similar Posts