Pembatasan Dilonggarkan, Bali Diserbu Wisatawan Australia

2 minutes, 6 seconds Read

Di tengah pelonggaran perjalanan yang diterapkan di berbagai wilayah, maskapai Australia Jetstar meluncurkan penjualan tiket penerbangan besar-besaran untuk 58 rute domestik dan 28 rute internasional.

Harga tiket dibanderol mulai dari 29 dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp400 ribuan untuk tiket dari Melbourne ke Sydney. Selain itu, rute domestik murah lainnya termasuk penerbangan dari Sydney ke Perth seharga 99 dolar AS.

Rute internasional termasuk dari Perth ke Bali hanya seharga 115 dolar AS atau Rp1,6 jutaan dan Sydney ke Queenstown di Selandia Baru mulai 189 dolar AS.

Bali Diserbu Wisatawan Australia

1. Banyak wisatawan Australia ke Bali

Pelancong Australia berbondong-bondong kembali ke Bali setelah hotspot liburan populer ini dibuka kembali untuk turis setelah penutupan perbatasan akibat COVID-19 selama dua tahun terakhir.

Penerbangan pertama dari Australia ke Bali telah dilakukan dari Melbourne pada Senin (14/3/2022). Para wisatawan mengatakan mereka berencana untuk menghabiskan banyak waktu di bar di Bali.

2. Penerbangan ke Bali banyak diminati

CEO Jetstar Gareth Evans mengatakan bahwa mereka sangat antusias untuk membawa wisatawan kembali ke Bali. Ia juga mengatakan penjualan tiket untuk hotspot wisata ini sangat tinggi.

“Kami sangat bersemangat untuk kembali ke Bali hari ini setelah dua tahun yang panjang, dan kami yakin bahwa Bali akan segera mendapatkan kembali posisinya sebagai tujuan wisata internasional terpopuler kami sekarang setelah perbatasan dibuka,” katanya.

“Penjualan Bali kami baru-baru ini mengalami lonjakan pemesanan terbesar yang kami lihat sejak 2016, dan survei terbaru kami secara konsisten menunjukkan bahwa Bali masih menjadi tujuan internasional teratas yang ingin dikunjungi orang-orang,” tambahnya.

Ini adalah pertama kalinya turis Australia terbang ke Bali sejak pesawat dilarang terbang pada Maret 2020 karena pandemik.

3. Pelonggaran aturan karantina

Penerbangan dari Australia ke Bali kembali dibuka menyusul keputusan pemerintah Indonesia untuk melonggarkan aturan karantina bagi wisatawan yang datang dari daftar negara yang disetujui.

Negara-negara yang ada dalam daftar termasuk Australia, AS, Inggris, Italia, Jerman, dan negara-negara ASEAN (Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara), yang termasuk Singapura, Malaysia, dan Thailand.

Pemerintah Indonesia juga mengumumkan pelancong yang divaksinasi lengkap tidak lagi diharuskan mengisolasi diri pada saat kedatangan, dan mencabut perintah karantina lima hari yang sebelumnya berlaku.

Sekarang turis yang datang dari negara yang disetujui hanya perlu membayar 47 dolar AS untuk visa mereka, bukan 300 dolar AS lagi. Pembayaran ini dapat dilakukan di bandara.

Namun pengunjung internasional tetap harus menjalani tes PCR pada saat kedatangan dan mengisolasi diri sampai mereka menerima hasil negatif. Sementara untuk wisatawan Indonesia lainnya harus menjalani karantina di hotel selama satu hari dan menjalani tes lagi pada hari ketiga.

Turis juga harus mengambil asuransi yang akan menanggung mereka hingga sekitar 20.200 dolar Australia jika mereka dites positif COVID-19.

Silahkan Baca Artikel Menarik Lainnya: Oppo Jadi Penguasa Pasar Ponsel di Indonesia Sepanjang 2021

Similar Posts