Paracetamol Diduga Sebabkan Hepatitis Misterius, Benarkah Demikian?

Paracetamol Diduga Sebabkan Hepatitis Misterius, Benarkah Demikian?

1 minute, 8 seconds Read

Hepatitis misterius belakangan jadi sorotan dunia lantaran kasusnya yang terus bertambah. Beberapa isu penyebab penyakit tersebut adalah adenovirus dan berhubungan dengan COVID-19. Namun, belakangan juga muncul dugaan terkait penggunaan obat-obatan seperti paracetamol (parasetamol).
Bermula dari laporan sejumlah keluarga diduga pasien hepatitis akut misterius di Inggris yang menyebut anak-anak mereka baru saja mengkonsumsi paracetamol sebelum infeksi terjadi. Benar demikian?

Baca juga: Ramai Isu LGBT, WHO dan Kemenkes RI Beda Penilaian soal Homoseksualitas

Direktur klinis dan emerging infections di Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA) Meera Chand, mengungkapkan sebenarnya tak ada kaitan antara konsumsi parasetamol dengan hepatitis misterius.

Data UKHSA memang mencatat sekitar tiga perempat responden Inggris mengkonsumsi parasetamol. Namun, penggunaannya disebut tak berpengaruh lantaran pasien mengkonsumsi sesuai takaran obat dan dosis yang sesuai.

Selain itu, hubungan hepatitis akut misterius dengan vaksin COVID-19, Chand menyebut sebagian besar anak belum mendapatkan vaksinasi dan terinfeksi hepatitis akut misterius.

“Tidak ada kaitan dengan parasetamol, overdosis yang dapat menyebabkan gagal hati. Hubungan apapun dengan vaksin COVID juga telah dikesampingkan, karena sebagian besar anak-anak belum cukup umur untuk disuntik,” terang Chand.

Para ahli termasuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebelumnya juga mengesampingkan dugaan tertular hepatitis saat melakukan perjalanan. Kemungkinan penularannya diyakini melalui asupan makanan.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin sebelumnya sudah mewanti-wanti masyarakat untuk memperhatikan protokol kesehatan seperti rajin mencuci tangan.
“Virus ini (hepatitis akut misterius) menular lewat asupan makanan, lewat mulut,” terang dia dalam keterangan resmi, Senin (9/5).

Similar Posts