Belajar Berhitung Menyenangkan dengan Jarimatika

Covid 19 yang terjadi sekitar awal tahun 2020 sangat menguncang semua manusia di dunia. Dampak covid 19 begitu besar mengubah tatanan hidup manusia. Salah satunya yang terkena dampak adalah bidang Pendidikan. Hampir 2 tahun Pendidikan di tingkat dasar berlangsung secara daring. Tak terkecuali di kota Surabaya juga dilaksanakan pembelajaran daring. Hal ini membuat siswa mengalami learning loss. Salah satu pelajaran yang mengalami learning loss adalah matematika. Anak-anak kurang terampil berhitung dalam menyelesaikan masalah matematika.

Untuk menghindari atau mengurangi learning loss bukan hal yang mudah, harus ada sinergi antara guru dan orang tua. Guru harus keluar dari zona nyaman dan harus berinovasi dalam media pembelajaran. Orang tua juga harus mendampingi anak untuk dapat memahami materi yang telah diberikan melalui sistem online learning. yang harus dikuasai oleh setiap anak. Fenomena di atas juga melanda pada anak-anak di lingkungan RT 05 RW 01 Dukuh Pakis. Terlebih lagi hal ini diperburuk dengan anak-anak kecanduan game online yang kurang mendidik.

Berdasarkan permasalahan tersebut kami dosen Universitas Muhammadiyah Sidoarjo ingin melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa meningkatkan kemampuan hitung anak melalui permainan kreatif matematika dengan membuat game Ular Tangga Matematika berbasis android sehingga dapat menciptakan lingkungan kampung matematika di Dukuh pakis RT 05 RW 01 Surabaya. Adapun tim pengabdian masyarakat terdiri dari Novia Ariyanti, Nuril Lutvi Azizah dan Mohammad Faisal Amir.

Baca Juga: Ini Kelompok yang Tidak Boleh Daftar SBMPTN 2022, Catat Ya

Kegiatan ini dilakukan sebanyak dua kali pelatihan jarimatika. Jarimatika adalah suatu metode yang cukup unik dalam berhitung yang hanya menggunakan 10 jari. Pelatihan pertama dilaksanakan pada tanggal 19 Februari 2022 bertempat di balai RT 05 RW 01 Dukuh Pakis. Kegiatan ini diikuti sekitar 15 anak yang merupakan anak-anak di lingkungan RT 05 RW 01 Dukuh Pakis Surabaya yang terdiri dari 3 anak kelas 3, 4 anak kelas 4 dan 8 anak kelas 5. Pelatihan pertama jarimatika membahas tentang penjumlahan dan pengurangan bilangan.

Pelatihan kedua dilaksanakan pada tanggal 26 Februari 2022 bertempat di salah satu rumah warga yaitu Bapak Susito. Untuk kegiatan kali ini masih diikuti anak-anak yang sama saat pelatihan pertama dan membahas tentang perkalian dan pembagian bilangan menggunakan metode yang sama yaitu jarimatika. Anak-anak antuasias dalam mengikuti pelatihan.

Selama acara berlangsung raut wajah anak-anak tampak gembira dan bersemangat. Mereka langsung mempraktekkan berhitung jarimatika dengan mengerjakan soal latihan yang diberikan. Mereka mengaku senang belajar jarimatika, yang awalnya takut dengan matematika. Setelah selesai pelatihan mereka diajak bermain ular tangga jumbo dan ular tangga matematika android.

Menurut ketua tim yaitu Novia Ariyanti, diharapkan dengan kegiatan ini dengan menciptakan suasana belajar matematika yang menyenangkan diharapkan nantinya mereka dapat mudah memahami matematika dan tidak lagi menganggap matematika sebagai momok.